Connect with us

Kesehatan

7 Bahaya Langsung Tidur Setelah Sahur bagi Kesehatan

Diterbitkan

pada

bahaya tidur setelah sahur

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Jika menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, hal yang cukup berat adalah bangun sahur. Setelah sahur, tak sedikit orang melanjutkan tidur kembali. Selain bisa ketinggal sholat subuh berjamaah, ada juga bahaya tidur setelah sahur yang mengintai terhadap kesehatan tubuh.

Perlu anda ketahui, makanan sahur yang masuk ke dalam perut memerlukan waktu setidaknya 2 jam untuk mengolah makanan oleh sistem pencernaan. Proses ini tentu membutuhkan suplai darah yang tidak sedikit. Jika Anda tidur setelah sahur, kemungkinan sistem pencernaan akan sulit memecah makanan.

Maka dari itu, usahakan untuk tidak langsung tidur setelah sahur. Biasakan untuk tetap aktif setidaknya 2 jam setelah makan sahur. Pasalnya, makanan yang tidak tercerna dengan baik saat tidur, nantinya bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Lantas, apa saja bahaya tidur setelah sahur bagi kesehatan?

Baca juga: 8 Cara Mudah Bangun Sahur Tepat Waktu, Nggak Kesiangan!

Berikut beberapa bahaya tidur setelah sahur bagi kesehatan yang telah faktualid.com rangkum dari hellosehat dan sumber lainnya.

1. Asam lambung naik

Bahaya tidur setelah sahur yang pertama yaitu menaikkan asam lambung. Jika Anda penderita maag dan langsung tidur saat sahur, tinggalkan kebiasaan ini mulai sekarang. Sebab, pada kondisi ini makanan tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh sehingga akan meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat prosesnya.

Advertisement

Sementara itu, gaya gravitasi akan melonggarkan klep lambung saat tertidur yang membuat asam lambung di perut justru mengalir balik ke kerongkongan. Asam lambung bisa mengikis lapisan dinding kerongkongan dan menyebabkan luka di kerongkongan.

Gejala yang dirasa saat asam lambung yakni nyeri di sekitar lambung atau perut kiri atas. Bisa juga terasa sensasi panas di dada.

2. Menurunkan kualitas tidur

Kebiasaan langsung tidur setelah sahur memang terlihat indah. Namun, kebiasaan ini bisa berdampak jangka panjang, yakni menurunkan kualitas tidur. Terlebih jika saat sahur Anda mengonsumsi makanan berlemak sebelumnya.

Makanan tinggi lemak seperti olahan daging atau gorengan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Saat kenyang, Anda mungkin akan terasa mengantuk, tetapi akan muncul perasaan gelisah dan membuat mudah terbangun saat tidur. Hingga pada akhirnya kualitas tidur jadi menurun.

3. Sembelit

Bahaya tidur setelah sahur berikutnya yaitu sembelit. Sudah dijelaskan sebelumnya, tubuh membutuhkan 2 jam untuk mencerna makanan. Jika Anda tidur beberapa menit setelah makan sahur, ini akan melambatkan proses pencernaan sehingga makanan akan terlalu lama “berdiam diri” dalam perut.

Advertisement

Pasalnya, timbunan makanan yang tidak dicerna dengan baik menyebabkan Anda mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit. Risiko sembelit selama bulan puasa akan lebih besar, karena tubuh kurang mendapatkan cairan dari biasanya.

4. GERD

Selain sembelit, bahaya tidur setelah sahur juga bisa menyebabkan GERD. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau refluks asam lambung merupakan kelanjutan dari asam lambung naik yang sering terjadi setidaknya lebih dari dua kali per minggu.

GERD terjadi karena klep pemisah antara lambung dan tenggorokan tidak menutup sempurna sehingga memungkinkan asam lambung mengalir balik hingga ke kerongkongan. Jika kebiasaan tersebut dibiarkan dalam jangka waktu lama, dapat memicu asam lambung.

Baca juga: Kenali 7 Dampak Buruk Buka Puasa dengan Junk Food bagi Tubuh

Memang GERD tidak akan langsung terasa ketika Anda melakukannya sekali atau dua kali. Jika dilakukan terus-menerus akan menimbulkan gejala yang berarti seperti panas di dada, tenggorokan panas, mual, bersendawa, dan mulut pahit adalah gejala yang menunjukkan refluks.

5. Serangan jantung

Salah satu bahaya tidur setelah sahur lainnya adalah serangan jantung. Langsung tidur setelah makan sahur bisa menaikkan tekanan darah dan kadar kolesterol sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung.

Advertisement

Mengutip ScienceDaily, kebiasaan buruk ini punya dampak yang sama buruknya dengan meluapkan emosi yang meledak-ledak. Sebuah studi menunjukkan seseorang yang makan berat saat sahur dan langusng tidur kurang dari 2 jam mempunyai 2,8 kali lebih kemungkinan mengalami peningkatan tekanan darah sepanjang malam.

6. Menaikkan berat badan

Seseorang yang langsung tidur setelah makan sahur akan mengalami peningkatan berat badan. Hal tersebut karena orang tersebut akan mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibakar. Ditambah lagi, puasa cenderung membuat orang kurang beraktivitas fisik saat berpuasa akan menimbun lemak.

7. Stroke

Bahaya tidur setelah sahur yang terakhir adalah stroke. Kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko terserang stroke dan bisa terjadi dalam jangka panjang. Langsung tidur setelah makan membutuhkan asupan darah yang lebih banyak untuk lambung dalam memperlancar kerjanya.

Di samping itu, otak juga tetap membutuhkan asupan darah yang stabil meski kita sedang tertidur. Hal itu akan membuat otak bisa kekurangan oksigen sehingga Anda akan terkena stroke dalam jangka panjang.

Itulah beberapa bahaya tidur setelah sahur. Jika ingin tidak terkena berbabagi penyakit diatas, usahakan terjaga setelah makanan sahur. Anda bisa mengisi waktu dengan beberapa hal, seperti sholat subuh, membaca Al-Qur’an, membersihkan dapur atau kegiatan lainnya yang bermanfaat.***

Advertisement

Baca juga: Penderita Maag Kronis Hindari Konsumsi Kol dan Manisan agar Lancar Berpuasa

Lanjutkan Membaca
Advertisement