Kesehatan
8 Penyebab Susah BAB, Agar Kamu Bisa Mencegahnya

Ilustrasi: Penyebab Susah BAB
FAKTUAL INDONESIA – Apakah kamu pernah mengalami perut yang terasa penuh tapi susah saat ingin buang air besar? Banyak orang yang mengalami hal seperti ini. Susah buang air besar (BAB) dikenal dengan istilah konstipasi atau sembelit, dan banyak sekali penyebab susah BAB ini. Kondisi seperti ini akan membuat kamu merasa tidak nyaman karena membuat perut kembung, nafsu makan menurun hingga membuat kamu gampang badmood.
Meski terkesan sepele, sebaiknya susah BAB atau sembelit ini jangan dianggap enteng karena jika dibiarkan akan menimbulkan masalah pencernaan yang lebih serius lagi. Agar kamu bisa mencegah sembelit ini, berikut Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber beberapa penyebab susah BAB.
8 Penyebab Susah BAB, Agar Kamu Bisa Mencegahnya
Kurangnya Asupan Serat
Penyebab susah BAB yang pertama yaitu karena kurangnya asupan serat dalam makanan. Serat sangat berguna bagi tubuh karena bisa membantu usus untuk mendorong sisa makanan keluar dan menjaga tekstur tinja agar tetap lembut.
Jika kamu masih jarang memakan sayur-sayuran, buah-buahan, atau biji-bijian, maka wajar jika pencernaan kamu menjadi lambat. Mulailah tambahkan makanan kaya serat seperti pepaya, apel, brokoli, dan sayur juga buah lainnya ke dalam menu harian kamu. Selain membantu melancarkan BAB, serat juga bisa bantu kamu untuk kenyang lebih banyak.
Kurang Minum Air Putih
Kurang minum air putih menjadi penyebab susah BAB lainnya yang juga berperan besar bagi proses pencernaan. Tubuh yang kekurangan cairan akan membuat tinja menjadi kering dan keras, sehingga akan lebih sulit untuk dikeluarkan.
Kamu perlu minum sekitar 8 gelas air per hari nya agar tubuh tidak kekurangan cairan. Jika kamu sedang banyak beraktivitas atau cuaca sedang panas, maka kamu bisa minum lebih dari 8 gelas. Kamu juga bisa variasikan kurangnya cairan ini denngan air kelapa, infused water atau jus buah tanpa gula tambahan.
Duduk Terlalu Lama atau Kurang Bergerak
Duduk terlalu lama atau kurang bergerak bisa menjadi penyebab susah BAB selanjutnya. Kebiasaan duduk terlalu lama, seperti bekerja didepan laptop seharian bisa membuat usus kamu menjadi malas bekerja sehingga bisa menyebabkan susah BAB.
Selain itu, gerak tubuh yang kurang juga bisa membuat proses pencernaan melambat sehingga tinja akan bertahan lebih lama di usus besar. Jadi usahakan untuk banyak bergerak, seperti berjalan kaki, atau naik turun tangga dan melakukan peregangan ringan. Aktivitas tersebut bisa membantu merangsang kerja usus.
Sering Menunda-nunda BAB
Penyebab susah BAB lainnya yaitu karena sering menunda-nunda atau menahan BAB. Kebiasaan menahan BAB ini bisa menjadi bumerang untuk kamu karena saat menahan BAB, tinja tetap berada di usus besar dan terus kehilangan air, sehingga akan semakin keras dan susah dikeluarkan.
Akibatnya, proses BAB akan menjadi menyakitkan bahkan bisa menimbulkan luka di anus. Dan tentunya tidak hanya sembelit saja, kamu juga akan merasakan sakit saat mencoba mengeluarkannya. Jadi kalau sudah terasa ingin ke toilet, sebaiknya jangan ditunda-tunda.
Faktor Psikologis
Faktor Psikologis menjadi penyebab susah BAB selanjutnya. Saat kamu merasakan cemas, stres atau kelelahan mental bisa membuat sistem pencernaan terganggu. Hal tersebut karena saat kamu merasakan stres, sistem saraf yang mengatur kerja usus menjadi tidak seimbang sehingga memperlambat gerakan usus dan BAB pun menjadi tersendat.
Cobalah untuk mengurangi apa yang sedang dirasakan dengan tidur yang cukup, melakukan relaksasi, meditasi atau melakukan kegiatan lainnya yang bisa bikin kamu lebih tenang.
Pengaruh Obat-obatan dan Suplemen
Tahukah kamu? Beberapa jenis obat bisa memengaruhi sistem pencernaan. Contohnya seperti obat antidepresan, obat tekanan darah tertentu, obat penghilang nyeri golongan opioid juga suplemen zat besi atau kalsium. Efek sampingnya bisa memperlambat pergerakan usus atau membuat tinja menjadi lebih keras.
Jika kamu merasakan sembelit muncul setelah minum obat tertentu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar dosisnya bisa disesuaikan atau dicari alternatif lainnya.
Baca juga: 6 Manfaat Sari Kacang Hijau, Dapat Menjaga Sistem Pencernaan
Kondisi Medis Tertentu
Selain faktor gaya hidup, penyebab susah BAB juga bisa terjadi karena adanya kondisi medis tertentu. Kondisi tersebut seperti, diabetes, hipotioridisme (kelenjar tiroid kurang aktif), gangguan syaraf atau penyakit usus besar seperti kanker usus.
Pada beberapa orang, otot atau saraf di area panggul juga bisa melemah sehingga BAB menjadi terganggu. Jika kamu sering menngalami sembelit tanpa sebab yang jelas, cobalah untuk periksa ke dokter untuk memastikan kondisi pencernaan kamu.
Kehamilan
Rasanya, bagi ibu hamil susah BAB merupakan hal yang cukup umum. Adanya peningkatan hormon progesteron membuat otot usus menjadi lebih rileks, sehingga gerakannya pun melambat. Selain itu, rahim yang membesar juga memberikan tekanan tambahan pada usus besar.
Untuk itu, ibu hamil sebaiknya memperbanyak minum air putih, memakan makanan yang tinggi serat dan tetap aktif bergerak ringan seperti berjalan santai agar dapat membantu melancarkan pencernaan.
Itulah beberapa penyebab susah BAB yang telah Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber. Pada dasarnya, penyebab susah BAB banyak dipengaruhi oleh gaya hidup. Jadi, terapkahlah pola gaya hidup sehat agar kamu terhindar dari sembelit













