Connect with us

Kesehatan

Undang Ade Rai, Bank Indonesia Ajak Pejuang Rupiah Terapkan Pola Hidup Sehat

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Kepala KPw BI Purwokerto Rony Hartawan (kiri) dan binaragawan Ade Rai dalam acara "Bincang Sehat Pejuang Rupiah bersama Ade Rai", Sabtu (12/3/2022)

Kepala KPw BI Purwokerto Rony Hartawan (kiri) dan binaragawan Ade Rai dalam acara “Bincang Sehat Pejuang Rupiah bersama Ade Rai”, Sabtu (12/3/2022)

FAKTUAL-INDONESIA: Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dari kata-kata bijak ini dan melihat data total biaya untuk kesehatan, 64,93 persen diantaranya digunakan untuk pengobatan maka Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto menggelar “Bincang Sehat Pejuang Rupiah bersama Ade Rai”.

Pelaksanaan acara itu juga menurut Kepala KPw BI Purwokerto Rony Hartawan terinspirasi setelah dia sempat membaca kata bijak dari Dalai Lama yang intinya menyatakan jika pikiran tenang akan membangkitkan kepercayaan diri dan jiwanya lebih bersih, sehingga dapat mendorong ke kesehatan tubuh.

Kemudian menurut Rony di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (14/3/2022), mengatakan berdasarkan data statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2021, angka kesakitan di daerah perkotaan lebih tinggi dibandingkan di perdesaan, karena gaya hidup yang kurang sehat seperti kurang gerak.

“Wajar di kota kan naik mobil ke kantor, duduk, mengetik, (pakai) AC, pulang, dan begitu terus,” katanya.

Selain itu, kata dia, gaya hidup kurang sehat juga ditunjukkan oleh konsumsi makan yang meningkatkan obesitas serta faktor polusi udara di kota.

Bahkan, lanjut dia, di antara orang-orang yang sakit itu justru banyak yang berasal dari kelompok masyarakat yang kemampuan ekonominya tergolong tinggi.

Advertisement

Menurut dia, data BPS juga menyebutkan bahwa dari total biaya untuk kesehatan, 64,93 persen diantaranya digunakan untuk pengobatan, sekitar 22 persen untuk preventif, dan sisanya buat beli obat.

“Kan yang 64,93 persen dari biaya kesehatan itu sebaiknya digunakan untuk preventif, bukan untuk pengobatan. Padahal, mencegah lebih baik daripada mengobati,” katanya.

Menurut dia, hal itu ditujukan untuk memberikan pemahaman tentang pola hidup sehat kepada masyarakat khususnya pegawai dan pensiunan KPw BI Purwokerto.

“Kalau bisa melaksanakan pola hidup sehat, biaya kesehatan yang ditujukan untuk pengobatan tentunya dapat ditekan, karena lebih baik mencegah daripada harus mengobati,” katanya.

Melalui acara itu KPw BI Purwokerto mendorong masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan agar lebih mengoptimalkan biaya kesehatan yang ditujukan untuk pencegahan penyakit ketimbang digunakan untuk pengobatan.

Advertisement

Sementara itu seperti dipantau dari antaranews.com, dalam tayangan video “Bincang Sehat Pejuang Rupiah bersama Ade Rai” yang diunggah ke kanal Bank Indonesia Purwokerto di YouTube, Ade Rai memaparkan definisi sehat yang digambarkan dengan empat roda mobil, yakni roda badan, roda pikiran, roda emosi, dan roda energi kehidupan.

“Kunci dari sehat adalah kesenangan. Ketika kita mampu menciptakan kesenangan pada badan kita, yang terjadi sehat itu sendiri. Ketika kita mampu menciptakan kesenangan pada pikiran kita, yang terjadi adalah kedamaian,” katanya.

Ketika manusia mampu menciptakan kesenangan pada emosinya, kata dia, yang akan terjadi adalah kecintaan atau kasih sayang.

Binaragawan yang memiliki nama lengkap I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha itu juga menjelaskan arti pentingnya pola hidup sehat, khususnya dalam hal mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement