Connect with us

Kesra

Tim Robotika ITS Borong Penghargaan di Ajang KRI 2021 Wilayah II

Diterbitkan

pada

Tim Robotika ITS saat berlaga. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menyabet delapan penghargaan sekaligus di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2021 Wilayah II yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).  Selanjutnya, mereka berhak untuk berlaga dalam ajang KRI tingkat nasional  pada akhir September hingga pertengahan Oktober mendatang.
Menurut Pembina tim ICHIRO ITS, Muhtadin ST MT, tim Robotika ITS telah mempersiapkan robot sejak dua bulan sebelumnya. “Pada tahun ini, ada beberapa kategori yang menerapkan aturan permainan yang baru,” ujarnya, Rabu (29/9/2021).
Pada ketiga kategori tersebut, pihaknya harus membuat robot dari awal. Mereka harus melakukan percobaan sesering mungkin untuk mendapatkan performa yang optimal.
Untuk tanggal 29 September – 1 Oktober 2021 dilombakan kategori Kontes Robot ABU Indonesia KRAI. Sedangkan kategori lainnya pada 12 – 17 Oktober mendatang dengan panitia dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pada KRI Wilayah II ini dilombakan enam kategori robot, yaitu KRAI, Kontes Robot Search and Rescue Indonesia (KRSRI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, KRSBI Beroda, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), dan Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI).
Di Wilayah II ini, tim Robotika ITS berhasil memenangkan total delapan penghargaan juara. Yakni Juara 1 KRAI oleh tim RIOT ITS, Juara 1 KRSTI oleh tim Vi-Ros ITS, Juara 1 Lomba Menggiring Bola (LMB) KRSBI Humanoid oleh tim ICHIRO ITS, Juara 1 LKR KRSBI Humanoid oleh tim ICHIRO ITS, dan Juara 1 KRSBI Humanoid oleh tim ICHIRO ITS.
Kemudian tim IRIS ITS memperoleh Juara 2 KRSBI Beroda, dan tim Rival ITS Juara 3 KRTMI. Sedangkan Penghargaan Strategi Terbaik KRAI juga diboyong oleh tim RIOT ITS.
Menurut  Muhtadin, tantangan terbesar tim Robotika ITS selama kompetisi adalah terkait dengan pandemi Covid-19. Physical distancing dan pembatasan gerak mahasiswa di luar kampus pun mendapatkan perhatian lebih untuk menjaga keamanan selama masa persiapan robot. “Untungnya pihak kampus (ITS) memberikan support yang baik dengan memberikan fasilitas asrama untuk anggota tim Robotika ITS,” ujarnya.
Tantangan lain yang dialami oleh Tim Robotika ITS adalah terkait dengan jaringan internet di kampus. Dikarenakan terdapat masalah jaringan internet secara nasional di Indonesia akibat terdapat kabel fiber optik di laut yang putus membuat Tim Robotika ITS turut merasakan imbasnya.
Kejadian tersebut, kata dia, sangat mempengaruhi internet di kampus ITS.  “Kami bersyukur hambatan internet ini bisa selesai sebelum lomba dilaksanakan,” ujarnya
Menghadapi  KRI tingkat nasional, tim akan berupaya memperbaiki performa robot berdasarkan hasil dari KRI Wilayah II. “Walaupun beberapa robot kami sudah bekerja dengan baik dan mendapatkan beberapa penghargaan, namun kami melihat performanya belum maksimal, sehingga kami akan bekerja keras untuk memaksimalkan potensi kemampuan robot yang kami miliki,” kata dia lagi.
Terakhir, Muhtadin berharap tim bisa maksimal dalam mengoptimasi robot ITS. Selain itu, ia juga sangat berharap dukungan dari sivitas akademika ITS baik material maupun doa, agar tim Robotika ITS bisa mempersiapkan robot dengan baik dan mendapatkan prestasi terbaik di KRI tingkat nasional.***
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement