Connect with us

Internasional

PBB Melaporkan Sedikitnya 351 Jiwa Melayang Sejak Invasi Rusia ke Ukraina

Diterbitkan

pada

Kehancuran yang diakibatkan hantaman senjata militer Rusia ke Ukraina. (Ist).

Kehancuran yang diakibatkan hantaman senjata militer Rusia ke Ukraina. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Invasi Rusia ke Ukraina dalam seminggu terakhir telah menelan banyak nyawa manusia. Mereka kebanyakan masyarakat sipil tak berdosa.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melaporkan, sedikitnya 351 nyawa sudah melayang percuma. Di antaranya adalah kaum perepuan dan anak-anak.

Korban diperkirakan bakal bertambah, kalau perang tak dihentikan. Setiap ledakan senjata yang dilontarkan militer Rusia, aka nada korban nyawa melayang.

Invasi rusia itu sangat disesalkan karena sebagian besar korban sipil tewas akibat penggunaan senjata peledak, termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem peluncur.

Banyak roket serta serangan udara. Akibatnya, area terdampak pun meluas.

Advertisement

Demikian data berdasarkan pemantauan dari OHCHR, kantor komisioner tinggi PBB urusan hak asasi manusia.

“OHCHR meyakini bahwa jumlah (korban) yang sesungguhnya jauh lebih tinggi, terutama di wilayah kekuasaan Pemerintah dan dalam beberapa hari belakangan. Sebab perolehan informasi dari sejumlah titik perang tertunda dan banyak laporan yang masih menunggu konfirmasi,” katanya.

Misi itu menyebutkan bahwa dugaan soal ratusan korban jiwa berjatuhan di Volnovakha belum dikonfirmasi. Di kota itu, jalur evakuasi yang aman sedang diupayakan untuk bisa melewati pengepungan pasukan Rusia. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement