Connect with us

Internasional

Cerita Singapore Airlines Alami Tubulensi, Penumpang Terlempar ke Langit-Langit Pesawat

Diterbitkan

pada

Suasana Singapore Airlines usai turbulensi.(ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Meski hanya satu orang yang tewas dalam kejadian Singapore Airlines SQ321 mengalami turbulensi pada Selasa (21/5/2024), namun mereka sempat merasakan situasi yang mengerikan.

Mengutip Sky News, Rabu (22/5/2024), saat kejadian itu, penumpang terlempar hingga ke langit-langit kabin akibat turbulensi parah.

Salah satu penumpang penumpang asa Australia bernama Teandra Tukhunen bercerita, kondisi kabin kacau balau. Dia bilang penumpang yang mengenakan sabuk pengaman lebih baik kondisinya, tetapi mereka yang melepaskan sabuk pengaman terlempar dan terbanting.

Tukhunen saat itu tidak memakai sabuk pengaman, mengalami cedera pada lengan kiri dan dilarikan ke Rumah Sakit Samitivej Srinakarin Bangkok.

Saat terjadi turbulensi dia sedang tidur. “Saya terbangun karena terlempar ke langit-langit dan kemudian terbanting ke lantai,” kata dia.

Advertisement

Tukhunen, 30, mengatakan ketika tanda sabuk pengaman muncul, di saat itu juga dia terlempar ke langit-langit pesawat.

“Saat itu saya belum sempat memasang sabuk pengaman. Itu terjadi begitu cepat, hanya dalam beberapa detik dan kemudian Anda terkejut. Semua orang sangat ketakutan,” dia melanjutkan.

Penumpang lain, Dzafran Azmir, juga mengisahkan kejadian mengerikan saat turbulensi terjadi.

“Beberapa orang kepalanya terbentur ke kabin bagasi di atas, mereka menabrak lampu dan masker dan langsung menghantamnya,” kata dia

Pilot Singapore Airlines kemudian mendarat dalam keadaan darurat medis dan mendarat di Bangkok setelah turbulensi ekstrem yang tiba-tiba terjadi di Cekungan Irrawaddy pada ketinggian 37.000 kaki sekitar 10 jam setelah keberangkatan.

Advertisement

Dalam peristiwa itu, satu penumpang Inggris Geoff Kitchen meninggal dunia.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement