Connect with us

Selebritis

Syahrini Dapat Penghargaan di Festival Film Cannes, Begini Penjelasannya

Diterbitkan

pada

Syahrini Dapat Penghargaan di Festival Film Cannes, Begini Penjelasannya


Syahrini mendapat penghargaan di sela-sela acara Festival Film Cannes karena kepeduliannya terhadap masyarakat. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Syahrini mendapat penghargaan di Cannes 2025 menjadi buah bibir di Indonesia. Netizen banyak yang nyinyir dan tak percaya. Begini penjelasannya.

Festival Film Cannes pada 4 Mei lalu digelar bukan hanya untuk menghargai karya sinematik dan kemewahan berjalan di red carpet. Namun seperti dikutip dari website The United Society Council, Jumat (23/5/2025), momen ini juga menjadi tempat untuk mereka yang menggunakan pengaruhnya menjadi lebih baik lagi.

Salah satunya, Syahrini hadir pada momen ini karena kontribusinya terhadap filantropi dan pelestarian budaya. Dia mendapat penghargaan Global Cultural Impact Award dari The United Society Council melalui platform Listen to Her Parole yang bekerja sama dengan Guila-Clara Kessous sebagai UNESCO’s Artist for Peace.

“Syahrini mewakili yang terbaik yang dapat dicapai oleh selebritas global-menggunakan ketenaran bukan hanya untuk kesuksesan pribadi, tetapi juga sebagai platform untuk perubahan yang berarti,” kata Ketua United Society Council, Jessica Chaijyaya yang langsung memberikan penghargaan itu kepada Syahrini.

Baca Juga : Syahrini Dapat Penghargaan di Cannes, Reino Barack Menuliskan Ini

“Dari mendukung anak-anak yatim piatu hingga upaya bantuan bencana, ia telah menunjukkan bagaimana ketenaran dan tanggung jawab sosial dapat berjalan beriringan,” sambungnya.

Advertisement

Pada pembahasan ini diulas kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Syahrini. Dituliskan Syahrini mendirikan panti asuhan dan pemberian beasiswa untuk anak-anak Indonesia yang membutuhkan.

Selain itu, Syahrini juga dituliskan aktif dalam bidan kesehatan setelah pandemi. Ia menjadi penggagas kampanye donor darah, mendanai klinik keliling di pedesaan Jawa Barat, dan bekerja sama dengan LSM meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Kita tidak hanya merayakan apa yang telah dilakukan Syahrini. Kita merayakan apa yang akan ia inspirasikan kepada dunia,” kata Jessica.

Baca Juga : Syahrini Dapat Penghargaan di Festival Film Cannes 2025

Bukan dari UNESCO
Dalam unggahan Instagram pribadinya, Syahrini menjelaskan dirinya mendapat penghargaan dari program Listen to Her Parole.

“Saya datang ke Cannes untuk menerima penghargaan bergengsi dan luar biasa ini dari UNESCO melalui platform Listen to Her Parole,” tulis Syahrini dalam caption video yang dia unggah pada 16 Mei 2025.

Advertisement

Ramainya kabar soal penghargaan yang Syahrini terima, pihak United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) memberikan penjelasan. Mereka membantah terlibat dalam pemberian penghargaan tersebut.

“UNESCO tidak terlibat dalam pemberian penghargaan pada acara di Cannes yang dimaksud. Meskipun acara tersebut mungkin melibatkan UNESCO Artist for Peace dalam kapasitas pribadi atau simbolis,” dalam keterangan UNESCO Regional Office di Jakarta seperti dikutip  detikcom, Kamis (22/5/2025).

Hal ini pun sebelumnya dijelaskan pula oleh artis senior Christine Hakim. Dia menjelaskan bahwa Cannes tidak menjual tiket untuk tampil di karpet merah seperti yang netizen tuduhkan kepada Syahrini. Namun Syahrini hadir di situ karena memang terundang.

Baca Juga : Ternyata Syahrini Sempat Dua Kali Keguguran

“Memang Syahrini tidak terkait dengan festival filmnya, tapi kan film festival itu begitu besar, jadi banyak sekali event lelang, charity, penghargaan-penghargaan, seperti Syahrini kemarin dari United Society Council,” terang Christine Hakim.

Lebih lanjut, Christine menyampaikan kehadiran Syahrini membawa kebanggaan tersendiri karena mendapatkan penghargaan dari United Society Council melalui platform Listen to Her Parole.

Advertisement

“Bayangkan dari sekian public figure yang ada, Syahrini yang terpilih memenangkan penghargaan,” jelasnya.

Christine Hakim kemudian mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyebarkan informasi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum tentu benar.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement