Connect with us

Ekonomi

Para Pemegang Merek Deklarasikan Siap Gunakan Bahan Bakar Euro 4

Avatar

Diterbitkan

pada

Truk disel (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Para pemegang merek mendeklarasikan produk mesin diesel Euro 4 menjelang diterapkannya standar emisi gas buang Euro 4 kendaraan diesel produksi lokal mulai April 2022.

Salah satunya Vice President Of Sales & Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya.

Spesifikasi bahan bakar yang harus digunakan untuk mesin Euro 4 adalah yang menggunakan kandungan sulfur maksimal atau lebih kecil 50 ppm.

“Dengan teknologi Euro 4, bahan bakar yang disarankan untuk memaksimalkan performa kendaraan adalah bahan bakar yang kandungan sulfur maksimal atau lebih kecil 50 ppm,” ucap Aji Jaya di BSD, Tangerang, Jumat (26/3/2022).

Euro 4 mesin disel telah diputuskan Pemerintah mulai diterapkan April 2021. Hal ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017.

Advertisement

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyampaikan pihaknya akan mulai menjalankan ketentuan ini per 12 April 2022.

“Mulai 12 April sudah ada ketentuan dan regulasi mobil baru yang diproduksi sudah harus standar Euro 4,” kata Agus belum lama ini.

Pemerintah menyatakan perubahan standar emisi juga bagian upaya pemerintah membuat produk otomotif yang dipasarkan di dalam negeri lebih ramah lingkungan.

Di samping itu pemerintah menjamin bahan bakar bakal mesin diesel Euro 4 di Indonesia telah tersedia.

Meski begitu banyak yang mempertanyakan kualitas dari bahan bakar yang ada di Indonesia.

Advertisement

Aji Jaya mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk memaksimalkan kualitas ketika sudah masuk ke dalam tangki. “Saat ini bahan bakar yang dibutuhkan ada di Indonesia tentunya bisa mendukung kendaraan yang sudah kami luncurkan,” ucap dia.

Lebih lanjut katanya, “Sudah 3 tahun kita memperkenalkan engine common rail, melalui Fighter yang Euro 2. Pada saat itu kendaraan kita sudah dilengkapi dengan filter-filter yang bisa mengeliminasi bahan-bahan beresiko.”

Dengan hadirnya filter-filter tersebut, dia mengklaim bahwa nantinya bahan bakar yang masuk ke dalam tangki akan bisa beradaptasi dengan teknologi yang sudah kita sediakan untuk menuju regulasi euro 4 di Indonesia pada April nanti.

“Cara itu kita aplikasikan di produk Euro 4. Tiga filter untuk menyaring atau memaksimalkan terhadap kualitas bahan bakar yang ada di Indonesia sehingga bisa lebih beradaptasi dengan dengan teknologi yang ada di dalamnya,” katanya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement