Connect with us

Ekonomi

Rupiah Menguat, IHSG Melemah, Harga Emas Antam Naik

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Rupiah Menguat, IHSG Melemah, Harga Emas Antam Naik

Kurs rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Senin (2/6/2025) sore, namun IHSG BEI melemah sementara harga emas PT Aneka Tambang (Antam) naik

FAKTUAL INDONESIA: Penutupan perdagangan awal pekan, Senin (2/6/2025) ditandai dengan menguatnya rupiah dan melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sedangkan harga emas PT Aneka Tambang (Antam) meskipun mengalami kenaikan namun cendrung stabil.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Senin di Jakarta menguat sebesar 74 poin atau 0,45 persen menjadi Rp16.253 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.327 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin juga menguat ke level Rp16.297 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.300 per dolar AS.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menganggap bahwa penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi kekhawatiran peningkatan eskalasi perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China.

Advertisement

Baca Juga : Penutupan Akhir Pekan, Kurs Rupiah dan IHSG BEI Menguat, Emas Antam Turun dan Kompak Naik

“Presiden Donald Trump menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan dagang baru-baru ini, yang ditegur Beijing. Pasar juga terguncang oleh kenaikan tarif impor baja dan aluminium Trump, yang membuat investor tidak yakin atas kebijakan AS,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

IHSG Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup melemah 110,75 poin atau 1,54 persen ke posisi 7.065,07.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 18,81 poin atau 2,31 persen ke posisi 816,72.

Advertisement

“Bursa regional Asia didominasi pelemahan seiring terus memanasnya ketegangan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China, sementara investor bersikap defensif menjelang data pekerjaan AS, suku bunga Eropa yang diharapkan mengalami penurunan, dan munculnya kekhawatiran terhadap pandemi COVID-19,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus di Jakarta, Senin.

Baca Juga : BI Pangkas Suku Bunga, Rupiah dan IHSG BEI Menguat sedangkan Harga Emas Antam Meroket dan Anjlok

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor meningkat yaitu sektor energi barang baku yang naik sebesar 0,34 persen.

Sedangkan sepuluh sektor terkoreksi yaitu paling dalam sektor keuangan minus 2,29 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor teknologi yang masing-masing minus 1,74 persen dan 1,40 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu RMKO, BAJA, PSAB, KAEF, dan PEHA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UNIQ, IFSH, GTBO, INDX, dan FAST.

Advertisement

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.449.049 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,40 miliar lembar saham senilai Rp22,23 triliun. Sebanyak 195 saham naik, 453 saham menurun, dan 161 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 501,60 poin atau 1,32 persen ke 37.463,00, indeks Hang Seng melemah 131,80 poin atau 0,57 persen ke 23.157,78, indeks Shanghai melemah 15,96 poin atau 0,47 persen ke 3.347,48, dan indeks Strait Times melemah 7,19 poin atau 0,18 persen ke 3.887,11.

Baca Juga : Awal Pekan Cerah, Rupiah dan IHSG BEI Menguat, Emas Antam Naik, Pengaruh Apa?

Emas Antam

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Senin, mengalami kenaikan Rp17.000 dari semula Rp1.888.000 menjadi Rp1.905.000 per gram.

Adapun harga jual kembali  (buyback)  emas batangan turut naik ke angka Rp1.749.000 per gram.

Advertisement

Sementara itu harga emas buatan Antam, UBS dan Galeri24 yang dikutip dari laman resmi Pegadaian, Senin (2/6) tidak mengalami perubahan harga jual dari hari sebelumnya.

Emas Antam tetap dijual dengan harga Rp1.941.000 per gram, begitu pula emas Galeri24 yang turut stabil di angka Rp1.881.000 per gram.
Sementara emas buatan UBS tetap dibanderol dengan harga Rp1.889.000 per gram.
Emas buatan Antam dan Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram. ***

Lanjutkan Membaca