Ekonomi
Rupiah dan IHSG Melemah pada Penutupan Perdagangan Kamis Sore

Menjelang long weekend nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sama-sama ditutup melemah Kamis (4/9/2025) sore.
FAKTUAL INDONESIA: Nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sama-sama ditutup melemah pada penutupan perdagangan Kamis (4/9/2025) sore.
Kasmis menjadi periode terakhir perdagangan bagi pasar keuangan Tanah Air menjelang long weekend pekan ini, mengingat besok pada Jumat (5/9/2025) merupakan hari libur nasional untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Nilai tukar rupiah melemah sebesar 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp16.425 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.416 per dolar AS.
Baca Juga : Lho, Rupiah Kenapa Melemah sedangkan IHSG BEI Ditutup Menguat?
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga melemah ke level Rp16.438 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.424 per dolar AS.
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah 18,51 poin atau 0,23 persen ke posisi 7.867,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,10 poin atau 0,14 persen ke posisi 799,80.
Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang menguat sebesar 3,73 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor kesehatan yang naik masing-masing sebesar 0,07 persen dan 0,06 persen.
Baca Juga : Masih Kompak, Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Melemah pada Perdagangan Akhir Pekan
Sedangkan delapan sektor terkoreksi, yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 1,08 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor industri yang turun sebesar 0,84 persen dan 0,59 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MSKY, CBRE, MSIN, POLU, dan KETR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TMPO, WOWS, SLIS, PPRE, dan PYFA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.924.287 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 39,86 miliar lembar saham senilai Rp14,08 triliun. Sebanyak 260 saham naik, 398 saham menurun, dan 147 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 618,61 poin atau 1,48 persen ke 42.557,50, indeks Hang Seng melemah 284,92 poin atau 1,12 persen ke 25.058,51, indeks Shanghai naik 47,68 poin atau 1,25 persen ke 3.765,88, dan indeks Strait Times menguat 10,37 poin atau 0,24 persen ke 4.299,70. ***














