Wisata
Kunjungan Wisman Semester I 2026 Capai 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2020

Bali merupakan salah satu destinasi wisata tujuan wisatawan mancanegara. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2020, mencerminkan berlanjutnya pemulihan industri pariwisata nasional.
Berdasarkan siaran pers yang dirilis BPS pada Senin (3/8/2026), hingga akhir semester I/2026, jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia terus bertambah meski pertumbuhannya mulai melambat secara bulanan.
Secara kumulatif atau sepanjang Januari hingga Juni 2026, total kunjungan wisman mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Pada Juni 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat sebanyak 1,39 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.210.879 wisatawan masuk melalui pintu masuk utama, sedangkan 175.696 lainnya melalui pintu masuk perbatasan.
Secara bulanan, jumlah kunjungan wisman naik tipis sebesar 0,32%. Namun, dibandingkan Juni 2025, angka tersebut masih turun 2,15%, menunjukkan proses pemulihan masih berlangsung di tengah dinamika ekonomi global.
Berdasarkan negara asal, Malaysia masih menjadi penyumbang wisatawan terbesar dengan 258.690 kunjungan atau sekitar 18,7% dari total wisman pada Juni. Meski demikian, jumlah tersebut turun 13,25% dibandingkan Mei 2026.
Sebaliknya, kunjungan wisatawan asal Singapura dan Australia justru meningkat. Wisatawan Singapura mencapai 169.910 kunjungan atau naik 24,26% secara bulanan, sementara wisatawan Australia mencapai 167.500 kunjungan, meningkat 8,04% dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara month-to-month terjadi peningkatan kunjungan wisman pemegang paspor Singapura dan Australia, sedangkan wisatawan asal Malaysia mengalami penurunan.
Dari sisi pintu masuk, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih menjadi gerbang utama wisatawan asing dengan 604.962 kunjungan pada Juni 2026. Mayoritas pengunjung di bandara tersebut berasal dari Australia yang mencapai 156.706 orang.
Sementara itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menempati posisi kedua dengan 240.681 kunjungan wisman, disusul Batam yang menerima 156.984 kunjungan.
Data BPS tersebut menunjukkan daya tarik destinasi wisata Indonesia tetap kuat di tengah persaingan regional.
Pemerintah diharapkan terus memperkuat konektivitas internasional, promosi pariwisata, serta kualitas layanan destinasi guna menjaga tren peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara hingga akhir tahun.***














