Kesehatan
Vaksinasi Covid-19 Per 29 Agustus 2022: 60,36 Juta Jiwa Sudah Mendapatkan Vaksin Booster

Vaksinasi Covid-19 Per 29 Agustus 2022: 60,36 Juta Jiwa Sudah Mendapatkan Vaksin Booster (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan masyarakat Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster sebanyak 60.369.476 jiwa. Hasil tersebut diakumulasi pada Senin (29/8/2022) hingga pukul 12.00 WIB.
Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah untuk kembali memperkuat edukasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing terkait manfaat vaksinasi Covid-19 dalam rangka merespons kenaikan kasus belakangan ini.
“Pemda agar kembali memperkuat edukasi tentang vaksinasi Covid-19 guna mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19 di daerah,” kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, melansir Antara, Selasa (30/8/2022).
Baca juga: Luncurkan Buku Vaksinasi Covid-19, Airlangga Ungkap Terobosan Digitalisasi Health Care
Dengan adanya komunikasi, edukasi, dan informasi yang intensif terkait pentingnya vaksinasi untuk masyarakat, ujar Wiku, diharapkan kesadaran untuk melakukan vaksinasi akan terus meningkat.
Wiku mengatakan Pemda juga perlu mengidentifikasi kendala yang dihadapi daerahnya dalam meningkatkan cakupan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) serta melaporkan kendala tersebut kepada pemerintah pusat.
“Terutama cakupan vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga yang masih perlu terus ditingkatkan cakupannya,” katanya.
Baca juga: Sudah Diberikan ke Nakes, Kapan Masyarakat Umum Mendapat Vaksin Booster Kedua?
Adapun mengenai vaksin dosis kedua bertambah 16.917 jiwa, sehingga total menjadi 170.895.291 jiwa (per 29 Agustus2022) sejak program vaksinasi digulirkan. Sedangkan untuk vaksin dosis pertama sudah menyentuh 203.314.549 jiwa atau bertambah 29.945 pada Senin kemarin.
Lalu, penduduk Indonesia yang telah mendapat vaksinasi dosis keempat, utamanya tenaga kesehatan dan lansia, sudah mencapai 285.027 atau mengalami penambahan sebanyak 257 jiwa. Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi sebanyak 234.666.020 jiwa.***














