Connect with us

Teknologi

Apple Fans Rusia Masih Bisa Boyong iPhone 14 Walau Sudah Henggkang

Diterbitkan

pada

iphone 14

Ilustrasi iPhone 14 Series. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Para Apple fans di Rusia masih tetap bisa membeli ponsel teranyar Apple, yakni iPhone 14 series. Meski sebelumnya perusahaan berlogo apel ini telah hengkang dari negara tersebut karena masalah skema impor paralel Moskow.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan dan Industri Denis Manturov kepada Kantor Berita RIA Novosti pada Kamis (8/9) waktu setempat.

“Mengapa tidak? Jika konsumen ingin membeli ponsel ini, ya, akan ada peluang,” kata Manturov.

Baca juga: Apple Rilis iPhone 14, A16 Bionic Hanya Ada di Versi Pro dan Pro Max

Rusia mengumumkan skema tersebut pada bulan Maret ketika memberi wewenang kepada pengecer untuk mengimpor produk dari luar negeri tanpa izin pemilik merek dagang, berdasarkan laporan Reuters yang dikutip pada Jumat (9/9/2022).

Apple pun menghentikan penjualan produk baru di Rusia pada bulan Maret, seminggu setelah Rusia menginvasi Ukraina, meskipun iPhone, MacBook, dan barang-barang Apple lainnya tetap tersedia di toko-toko Rusia karena pengecer menjual sisa stok model lama mereka dan mendapatkan perangkat yang baru dirilis melalui skema impor.

Advertisement

Jaringan seluler Rusia MTS pada Kamis pagi sudah menjual model iPhone 14 baru secara pre-order. Harga mulai dari 84.990 rubel (1.398 dolar AS) untuk versi 128GB.

MTS mengatakan pengiriman bisa memakan waktu hingga 120 hari dan tetap memiliki hak untuk membatalkan pesanan jika menghadapi kesulitan mengimpor produk.

Baca juga: Uni Eropa Mewajibkan iPhone Gunakan USB Type-C Mulai 2024

Apple tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar lebih lanjut.

Manturov, yang juga seorang wakil perdana menteri, mengatakan bulan lalu bahwa skema tersebut, yang mencakup produk-produk Barat mulai dari pakaian mewah hingga mobil, dapat mencapai nilai 16 miliar dolar AS tahun ini, setara dengan sekitar 4 persen dari impor Rusia pada 2021.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement