Connect with us

Politik

PPP Dapat Usulan, Pilih Ganjar Jadi Capres

Avatar

Diterbitkan

pada

Ganjar Pranowo dilirik banyak partai sebagai capres. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Sejumlah partai masih mencari koalisi dan nama bakal capres yang bakal mereka usung di Pilpres 2024. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapat saran untuk mengusung Ganjar Pranowo.

Usulan tersebut datang dari 14 pengurus wilayah kepada Dewan Pimpinan Pusat PPP agar mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi calon presiden di pemilu 2024. Tetapi PPP akan berhati-hati untuk menentukan kandidat.

“Jadi ada beberapa wilayah, kalau tidak salah ada 14 wilayah yang memang sudah menyuarakan untuk mengusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat PPP bahwa untuk bisa mencalonkan Pak Ganjar, itu permintaan wilayah,” kata Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono di Jakarta, baru-baru ini.

PPP merupakan anggota Koalisi Indonesia Bersatu bersama Partai Golkar dan PAN yang sampai sekarang mereka belum memutuskan nama pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Mardiono mengatakan usulan-usulan nama kandidat masih dalam proses.

Advertisement

Jika DPP PPP menyetujui usulan nama kandidat itu, maka DPP akan membawanya untuk dibahas bersama partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu.

Namun, dia belum bisa memastikan sampai kapan proses pembahasan capres akan dilakukan. Mardiono mengatakan PPP berhati-hati dalam memilih capres yang bakal diusung.

“Saya belum bisa pastikan, berproses di partai politik, dan kami harus berhati-hati, dan harus mencermati dinamika yang berkembang di tengah masyarakat kita karena sekali lagi ini adalah untuk membangun bangsa dan negara,” kata dia.

Menurut Mardiono, partai politik bertanggung jawab untuk melahirkan tokoh pemimpin bangsa yang mumpuni.

Dia mengatakan sejumlah tokoh pemimpin yang mumpuni nantinya akan ditawarkan KIB kepada masyarakat untuk dipilih dalam pemilu.

Advertisement

“Ini tidak mudah karena kita sedang memilih tokoh bangsa untuk melanjutkan kesinambungan pembangunan nasional kita untuk melanjutkan estafet kepemimpinan untuk membangun bangsa ini. Tentu parpol berkewajiban untuk cermat dan berhati-hati,” kata dia.***

Lanjutkan Membaca