Connect with us

Politik

Awal 2026, Presiden Pastikan Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang Berjalan Cepat

Diterbitkan

pada

Awal 2026, Presiden Pastikan Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang Berjalan Cepat

Presiden Prabowo pastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat. (Foto : Kepresidenan RI)

FAKTUAL-INDONESIA : Memasuki hari pertama tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto langsung turun ke lapangan meninjau proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana berjalan cepat, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan utama masyarakat.

Dalam siaran pers Kepresidenan RI, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang merupakan kelanjutan agenda kerja sehari sebelumnya di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Baca Juga : Satu Bulan Pascabencana Aceh – Sumatera, Seskab Teddy: 12 Jembatan Tersambung, 600 Hunian Siap Jadi, 87 Rumah Sakit Pulih

“Hari ini di hari pertama tahun 2026 beliau berkunjung ke Tamiang dan tadi menggelar rapat koordinasi dengan beberapa menteri terkait. Sekali lagi untuk memastikan proses rehabilitasi, proses rekonstruksi berjalan dengan secepat-cepatnya,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung pembangunan rumah hunian Danantara yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana.

Advertisement

Hingga saat ini, sekitar 600 unit hunian telah berhasil dibangun dari target total 15.000 unit di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. “Itu hanya yang berasal dari Danantara,” kata Prasetyo menegaskan.

Baca Juga : Bencana Aceh dan Sumatera: Korban Meninggal Dunia Capai 1.138 Jiwa, Dalam Pencarian 163 Orang

Rumah hunian Danantara dirancang sebagai tempat tinggal sementara yang aman dan layak. Setiap unit berukuran 4,5 x 4,5 meter dan dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat tidur, kipas angin, lemari, akses listrik, hingga jaringan internet.

Selain itu, kawasan hunian juga dilengkapi fasilitas komunal berupa dapur bersama, toilet, taman bermain anak, dan musala untuk menunjang kehidupan sosial warga.

Usai meninjau lokasi hunian, Presiden menggelar rapat koordinasi dengan para kepala daerah setempat guna mendengarkan langsung laporan dan kebutuhan mendesak di lapangan.

Baca Juga : Bencana Aceh dan Sumatera: Korban Meninggal Dunia Capai 1.138 Jiwa, Dalam Pencarian 163 Orang

Prasetyo menyebutkan, beberapa hal yang menjadi perhatian utama antara lain ketersediaan air bersih, perbaikan fasilitas umum, sekolah, serta puskesmas yang belum beroperasi secara optimal. “Bapak Presiden minta itu untuk segera dilakukan upaya percepatan,” ujarnya.

Advertisement

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya normalisasi sungai akibat dampak bencana yang menyebabkan pelebaran alur sungai, penumpukan kayu, dan endapan lumpur.

Menutup keterangannya, Prasetyo menyampaikan apresiasi Presiden kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. “Semoga di tahun baru ini kita bisa hadapi semua cobaan ini supaya kita kembali dapat menjalankan kehidupan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Kunjungan Presiden pada hari pertama Tahun Baru 2026 menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tetap bekerja melayani rakyat, bahkan di tengah libur nasional, demi memastikan pemulihan pascabencana berjalan optimal.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca