Connect with us

Politik

Mahasiswa dan Generasi Milenial, Ayo Bangun Indonesia dari Desa

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar memberikan arahan secara virtual dalam Kegiatan Pelepasan KKN dan Kuliah Umum Tahun 2021 Universitas Negeri Gorontalo. (Ant)

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar memberikan arahan secara virtual dalam Kegiatan Pelepasan KKN dan Kuliah Umum Tahun 2021 Universitas Negeri Gorontalo . (Ant)

FAKTUALid – Para mahasiswa dan generasi milenial diminta untuk bersama-sama membangun Indonesia dari desa.

Upaya-upaya kreatif mahasiswa dan generasi milenial diharapkan dapat menyejahterakan warga desa untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan desa secara berkelanjutan.

Perminta mahasiswa dan generasi milenial untuk bersama-sama membangun Indonesia dari desa itu diungkapkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar .

“Improvisasi mahasiswa dalam melihat situasi yang ada di lapangan ini juga harus dikembangkan kemampuannya, diasah terus supaya betul-betul apa yang menjadi harapan kita,” ujar Mendes PDTT dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, bagi negara berkembang seperti Indonesia, intervensi perguruan tinggi wajib untuk terus digulirkan dalam rangka mengejar kemajuan bangsa.

Advertisement

“Pada titik inilah Kuliah Kerja Nyata (KKN) menemukan ruang bagi mahasiswa untuk menjadi inovator yang menyalurkan segenap keunggulan dari perguruan tinggi ke tengah-tengah warga masyarakat,” kata Mendes PDTT saat memberi pembekalan KKN Tematik kepada mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Ia menambahkan, upaya-upaya kreatif mahasiswa, dan temuan-temuan perguruan tinggi diharapkan dapat menyejahterakan warga desa untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan desa secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Gus Halim, demikian ia biasa disapa menurut lansiran antaranews.com, meminta kepada mahasiswa yang melakukan KKN juga membangun sisi kemanusiaan.

“Nah ini yang juga tidak kalah pentingnya, sisi kemanusiaan kita harus terus kita asah, jangan sampai kita kehilangan sisi kemanusiaan dan KKN penting untuk membangun sisi kemanusiaan,” tuturnya.

BUMDes Terus Inovasi

Advertisement

Dalam bagian lain Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk terus berinovasi sehingga dapat meningkatkan ekonomi desa.

“BUMDes harus bisa berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan usahanya agar dapat meningkatkan ekonomi desa maupun pendapatan masyarakat desa,” ujar Mendes PDTT dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dalam kesempatannya mengunjungi sejumlah desa di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung pada Rabu (8/9/2021), Mendes PDTT mengatakan, BUMDes dapat mencontoh peternakan sapi di Desa Wawasan.

Peternakan sapi itu, disampaikan, dikelola oleh Koperasi Produksi Ternak (KPT) Maju Sejahtera yang berbadan Hukum Koperasi Usaha pembiakan sapi dengan skema bagi hasil, pengadaan dan perdagangan sapi, produksi dan penjualan pakan, pinjaman sapi dan penjualan produk limbah ternak.

“Ini bisa jadi contoh bagi BUMDes yang ingin mengelola peternakan sapi. Mulai dari usaha pembibitan sapi, produksi olahan sapi hingga wisata edukasi sapi,” kata Gus Halim, demikian ia biasa disapa.

Advertisement

Ia menyebutkan, terdapat BUMDes yang sukses mengembangkan peternakan sapi yakni BUMDes Tunas Jaya di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu.

Ia mengatakan, BUMDes itu sukses menambah jumlah sapi hingga 15 ekor, sehingga usahanya perlu dikembangkan lagi seperti penggemukan ataupun jadi kawasan agrowisata.

“Nah pengembangan usaha ini perlu segera dilakukan dan disiapkan pola pendampingannya,” ucapnya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement