Politik
Demo Mahasiswa – BEM SI Kecewa Sama Jokowi walau Berhasil Paksa Perwakilan KSP Turun ke Jalan

Tim KSP (tengah atas) turun ke jalan menemui langsung pedemo dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Jakarta, Senin (28/3/2022)
FAKTUAL-INDONESIA: Para mahasiswa gabungan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kecewa dan bahkan jengkel kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak mau datang menemui massa yang memperjuangkan hidup rakyat.
Koordinator BEM Seluruh Indonesia (SI) Luthfi Yufrizal menyatakan, dengan tidak menemui massa mahasiswa maka berarti Jokowi enggan menemui rakyatnya.
Namun BEM SI mampu memaksa Tim Kantor Staf Presiden (KSP) menemui para mahasiswa di di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Jakarta, Senin (28/3/2022).
Bukan di Kantor KSP yang memang ditolak oleh para pelaku unjuk rasa.
Tim Kantor Staf Presiden (KSP) turun ke jalan untuk menemui langsung pedemo dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Jakarta, Senin.
Setibanya di lokasi, tim KSP yang dipimpin Tenaga Ahli Utama KSP Wandy Tuturoong mendatangi, berdialog, dan menyerap aspirasi pedemo dari BEM SI.
“Ada enam tuntutan yang disampaikan, beberapa di antaranya terkait isu (penolakan) penundaan Pemilu 2024, UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, kelangkaan minyak goreng, dan konflik agraria,” kata Wandy dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin.
Mahasiswa Bergerak Dimotori BEM SI, Teriakan Jokowi Mundur Menggema
Wandy mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan aspirasi dari aliansi BEM SI kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk nanti diteruskan kepada Presiden Joko Widodo.
Tim KSP juga menerima risalah tuntutan pedemo dari BEM SI untuk dijadikan kajian oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Risalah ini kami terima. Terima kasih kawan-kawan mahasiswa yang sudah mengawal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Wandy.
Bukan Yang Pertama
Koordinator BEM Seluruh Indonesia (SI) Luthfi Yufrizal mengapresiasi sejumlah perwakilan KSP yang hadir menemui massa.
Pihaknya pun meminta kajian akademik yang sudah dibuat BEM SI ditindaklanjuti dan segera direspons Jokowi.
“Kami kasih waktu 14 hari,” imbuhnya.
Nah, Kepala Junta Militer Myanmar Sebut Oposisi sebagai Teroris dan Bersumbah Memusnahkannya
Ini bukan pertama kali BEM SI menggelar demonstrasi di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta. Pada tanggal 21 Oktober 2022, BEM SI menggelar demonstrasi di lokasi yang sama untuk memperingati 2 tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Saat itu, Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko turun langsung untuk menemui para pedemo dari BEM SI. Moeldoko mendengar langsung dan menerima 12 tuntutan dari BEM SI. ***














