Connect with us

Olahraga

Liga Champions: Benfica Singkirkan Ajax Lewat Gol Tunggal Darwin Nunez

Diterbitkan

pada

Benfica vs Ajax Amsterdam. (Ist).

Benfica vs Ajax Amsterdam. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Gol tunggal Darwin Nunez pada menit ke-77 mengantar Benfica Portugal melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2022. Kemenangan 1 – 0 pada leg kedua yang berlangsung di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Belanda, Rabu (16/3/2022) membuat Benfica unggul agregat 3 – 2.

Benfica datang ke Belanda dengan bermodalkan hasil imbang 2 – 2 saat menjadi tuan rumah. Di kendang lawan, Benfica bermain lebih beringas yang akhirnya berhasil menyingkirkan Ajax Amsterdam setelah memetick kemenangan tipis 1 – 0 di kendang Ajax.

Darwin Nunez menjadi pahlawan Benfica berkat gol tunggal yang dicetaknya pada menit ke-77 setelah berduel di udara dengan Jurrigen Timber untuk menyambut tendangan penjuru Alex Grimaldo.

Dengan tandukan terarah Nunez berhasil mengoyak gawang Ajax yang dikawal Andre Onana untuk membuat keunggulan timnya atas tuan rumah.

Sisa waktu 23 menit menjelang pertandingan berakhir tak dapat dimanfaatkan para pemain Ajax untuk menyamakan kedudukan. Sebaliknya pemain Benfica merapatkan barisan belakang untuk mempertahankan keunggulan, demi menuju babak delapan besar Liga Champions.

Advertisement

Sang pahlawan akhirnya ditarik keluar lapangan empat menit berselang karena cedera. Penyerang asal Paraguay tersebut digantikan Diogo Goncalves dan ikut mengawal keunggulan 1-0 atas Ajax hingga peluit bubaran terdengar di Johan Cruijff Arena.

Kinerja kuartet lini belakang Benfica yang dihuni Gilberto, Nicolas Otamendi, Jan Vertonghen dan Grimaldo patut mendapat acungan jempol atas penampilan solid mereka dalam kemenangan kali ini setelah sukses membuat penguasaan bola lebih dari 68 persen milik Ajax berakhir tanpa satu gol pun.

Gelandang jangkar kreatif Ryan Gravenberch jadi penampil terbaik Ajax yang nyaris memecahkan kebuntuan lebih awal bagi tuan rumah bila saja tembakan jarak jauhnya tak dimentahkan penyelamatan akrobatik kiper Odisseas Vlachodimos pada menit ke-36.

Bagi Ajax hasil ini sekaligus menggagalkan upaya mereka mengulangi keberhasilan meraih empat kemenangan kandang beruntun di kancah Liga Champions setelah terakhir kali melakukannya pada 1996. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement