Olahraga
Mba Rara si Pawang Hujan Ditolak di Aceh karena Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam

Kehadiran Mba Rara tidak diinginkan di PON 2024 Aceh. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Mba Rara si pawang hujan yang dulu viral di Mandalika, kini viral lagi. Pasalnya Mba Rara yang tengah bekerja menolak hujan di Banda Aceh sebagai tuan rumah PON XXI 2024, ditolak.
Pengurus Besar (PB) PON XXI 2024 Wilayah Aceh mengaku tidak pernah mendatangkan Rara ke Tanah Rencong. Pelibatan Rara juga disebut tidak sesuai dengan syariat Islam yang diterapkan di Serambi Makkah.
“Kita tidak pernah mengundang maupun mendatangkan pawang hujan dan tidak mengetahui tentang kehadiran pawang hujan. PB PON Aceh sepakat dengan masyarakat yang menyesalkan hal ini terjadi,” kata Kepala Bidang Upacara PB PON wilayah Aceh Akkar Arafat, baru-baru ini.
Baca Juga : Soal Anak Ridwan Kamil, Rara Berharap Ramalannya Meleset
Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA lantas turun tangan. Ia memanggil perwakilan PT Wijaya Karya Gedung (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero) yang bertanggung jawab terkait proyek di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan mengaku mereka lah yang mendatangkan pawang hujan Mbak Rara berdasarkan insiatif pekerja proyek untuk mengantisipasi agar tidak turun hujan yang bisa mengganggu pekerjaan konstruksi di stadion.
Keterlibatan pawang hujan Mbak Rara itu dinilai tanpa mempertimbangkan sensitivitas masyarakat Aceh yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.
Pelibatan pawang hujan dinilai bertentangan dengan syariat Islam dan budaya Aceh.
“Aceh adalah daerah yang sangat menjaga nilai-nilai keislaman, setiap kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut harus dihentikan,” tegas Safrizal.
Baca Juga : Horee, Akhirnya Kemegahan Sirkuit Mandalika Bisa Dinikmati Siapa Saja
Safrizal lantas meminta kedua perusahaan tersebut segera mengklarifikasi kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Sementara, Mbak Rara diminta untuk segera dipulangkan dari Aceh.
“Pihak perusahaan segera memulangkan Rara melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang pada penerbangan siang ini,” kata Safrizal dalam keterangannya.***














