Connect with us

News

Pengangguran Dampak PPKM di Kota Solo, Lebih Baik Dibanding Daerah Lain

Diterbitkan

pada

 

 

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene (Foto : Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Pandemi Covid-19, menyebabkan sektor perekonomian terpuruk. Akibatnya banyak pengangguran karena banyak perusahaan yang terdampak Covid-19.

Tetapi untuk di Kota Solo, tingkat pengangguran akibat dampak pandemi lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain.

“Angkanya tidak terlalu besar jika dibandingkan daerah-daerah lain. Kalau saya lihat di Solo lebih baik dari daerah-daerah yang lainnya. Kemarin kami kunjungi Lombok  dan Kota Solo ini luar biasa lebih baik dari segala macam sisi jika dibanding daerah lain,” jelas Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, saat kunjungan kerjanya di Kota Solo, Jumat (17/9/2021) .

Advertisement

Lebih lanjut Felly mengatakan pemimpin yang ada di Kota Solo memberikan perhatian  kepada masyarakat dan kepada tenaga kerja. Hal ini yang membuat jumlah pengangguran di Kota Solo lebih sedikit dibanding daerah lain.

“Daerah lain banyak sekali kesulitan, pandemi sangat mempengaruhi PAD, sehingga APBD juga terpengaruh. Kemudian kalau lihat di Bali lebih sulit lagi, di Kabupaten Badung, tadinya mereka membiayai sendiri untuk ASN guru dan bukan dari pemerintah pusat,” jelasnya lagi.

Tetapi saat mereka meminta anggaran dari pemerintah pusat tidak serta merta langsung diberikan,” katanya.

Sejak tahun 2020 di Jawa Tengah terdapat 351 perusahaan yang terdampak. Dari jumlah tersebut 101 diantaranya sudah beroperasi kembali.

Di awal pandemi Covid ada perusahaan kesulitan untuk prematerial kemudian ada tenaga kerja asing tidak bisa masuk, terganggu eksport nya. Tapi dengan berjalannya waktu prematerial, eksport nya sudah ada dan sebagainya ini malahan terinfo beberapa perushaan trutama garmen, underware  kebanjiran order,” paparnya.

Advertisement

Dirinya menyebutkan berdasarkan data BPS tahun 2020 TPT (tingkat pengangguran terbuka) di Jawa Tengah terdapat  1.210 .000 orang. Kemudian pada trisemester pertama 2021 turun sejumlah 90 ribu sehinggan TPT nya 1.120.000 orang. Kalau yang kena PHK 4.300 .

“Sudah mulai ada geliat operasional perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa masalah pengangguran merupakan PR besar bagi pemerintah

“Ya itu PR saya itu, nanti akan kita selesaikan,”  kata Gibran. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement