Home NasionalNusantara Sudah 16 Juta Orang di Jawa Tengah Divaksin Covid-19

Sudah 16 Juta Orang di Jawa Tengah Divaksin Covid-19

oleh Ki Pujo Pandunung

 

Usai rapat penanganan Covid-19 di Jateng. (Istimewa)

 

FAKTUAL–INDONESIA: Hingga kini tercatat sudah 16.172.525 orang di Jateng yang mendapat vaksin Covid-19. Gubernur Ganjar Pranowo pun, terus menginstruksikan agar proses vaksinasi dipercepat, demi tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity.

Hal itu ditegaskan Ganjar, selepas memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (25/10/2021). Selain pemantauan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ia juga mengingatkan soal percepatan suntik vaksin.

“Semua pihak kami dorong melakukan percepatan vaksin. Beberapa pekan kemarin kita sudah bisa menyuntikkan vaksin lebih dari 2 juta dosis. Tapi pekan kemarin sempat melorot jadi 1,9 jutaan dosis. Sekarang vaksin sudah banyak, maka kita minta ada percepatan,” tegasnya.

Ganjar menyebut, komunikasi terus dibangun baik dengan Pemkab atau Pemkot terkait kebutuhan dosis vaksin. Ia juga membangun komunikasi untuk mendapatkan pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Sesuai catatannya, Jateng membutuhkan sekitar 6 juta dosis vaksin Sinovac, untuk suntik dosis kedua. Selain itu, pihaknya juga masih kekurangan spet suntikan untuk vaksin Pfizer.

“Saya titip agar lansia jadi prioritas. Kalau semua masyarakat bisa disuntik, sehingga kalau beraktivitas sudah nyaman. Cuma, disiplin penggunaan prokes berupa masker kita minta diperketat,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo, menambahkan angka 16 juta tersebut merupakan orang yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama. Sedang mereka yang telah mendapatkan dosis lengkap berjumlah 8.790.175 orang. Adapun, total sasaran vaksinasi Covid-19 di Jateng sebanyak 28 juta orang.

Secara persentase, lanjutnya, capaian vaksinasi dosis pertama di Jateng mencapai 56 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua mencapai 30 persen. “Sekitar 16 juta lebih. Kalau untuk dosis booster bagi tenaga kesehatan sudah semua. Jumlahnya 177 ribu,” paparnya.

Menurut catatannya, 11 daerah di Jateng telah mencapai persentase vaksinasi lebih dari 70 persen. Yakni, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Tegal, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali dan Sragen.

Sementara tiga Kabupaten yakni Kendal, Demak dan Semarang mencapai vaksinasi dosis pertama di atas 60 persen. Sisanya, sebanyak 17 daerah mencapai persentase vaksinasi 50 persen.

“Strategi vaksinasi, berbasis desa atau kelurahan. Tidak di sentra vaksinasi, tetapi simultan di masing-masing desa. Ini membutuhkan vaksinator lebih banyak. Maka TNI dan Polri serta swasta ikut membantu percepatan ini,” pungkas Yulianto.***

Tinggalkan Komentar