Connect with us

Nusantara

Patut Dicontoh! Warga Dukuh Salak, Klaten Pasang Internet Koin Untuk Warga Sekitar

Avatar

Diterbitkan

pada

Salah satu warga menggunakan internet koin di Dukuh Salak Klaten. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA:  Patut dicontoh! Salah satu warga Dukuh Salak RT 02 RW 11 Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Soufi Assegaf (25) membuat inovasi dengan memasang internet koin yang ditujukan  untuk warga di kampungnya.

Ide itu muncul karena prihatin di kampungnya belum terjangkau oleh jaringan internet.  Padahal saat ini jaringan internet sangat dibutuhkan apalagi saat masa pandemi Covid-19 lalu.

“Saat pandemi kan anak-anak sekolah melakukan Pembelajar Jarak Jauh (PJJ) di rumah sehingga mereka membutuhkan jaringan internet. Sementara kalau menggunakan kuota kan boros,” jelas Saufi yang ditemui di rumahnya, Selasa (28/6/2022).

Untuk itu dirinya memiliki ide untuk memasang internet koin. Cukup dengan memasukkan uang koin pecahan Rp500 atau Rp1.000, sudah bisa mengakses internet. Untuk Rp500 bisa mengakses internet selama 30 menit.

“Kalau ingin menambah waktu bisa memasukkan koin lagi,”  katanya.

Advertisement

Pemasangan internet koin tersebut baru bisa dilaksanakan tahun 2022 ini, meskipun idenya sejak tahun 2021 lalu.

Untuk memasang internet koin tersebut, dirinya mengaku mencari informasi melalui internet. Untuk mendapatkan peralatan untuk pemasangan internet koin tersebut, dirinya mencari secara online dan mendapatkan dari Bali seharga Rp3.000.000.

“Untuk cara pemasangan dan pemakaian saya cari di tutorial lewat Youtube. Setelah banyak referensi dan dihitung-hitung biayanya berapa dari Desember 2021 sampai sebelum puasa 2022, akhirnya mantap memasang,”  paparnya.

Alatnya berbentuk box kotak dengan ukuran sekitar 40 x 30 cm dengan ketebalan sekitar 25 cm, dan itu sudah termasuk koin akseptornya. Koin akseptor gunanya untuk mendeteksi koin yang dimasukan.

“Cara pakainya sama seperti menggunakan telepon umum koin zaman dulu,” katanya lagi.

Advertisement

Untuk kecepatan jaringan internet koin tersebuat 3 Mbps untuk download dan upload. Pemakaian jaringan internet koin tersebut tidak menggunakan  password atau kode.

Soufi memaparkan untuk cara penggunaannya adalah dari handphone  menyambungkan  nama Wife-nya dulu. Setelah muncul login, pengguna tinggal  klik memasukkan koin.

Setelah itu  muncul hitungan mundur 30 detik untuk durasi memasukan koin. Kalau sudah memasukan akan muncul total durasi yang didapat sesuai uang yang dimasukan.

“Tinggal pencet saja mengikuti petunjuk, nanti otomatis bisa menikmati layanan internet,” ujarnya.

Jika masih ada pengguna yang bingung jangan khawatir pihaknya akan siap untuk memandu.

Advertisement

Dengan adanya internet koin yang dipasang di depan rumahnya itu, hampir setiap hari pasti ramai pengguna internet di sekitar rumahnya.

“Rata-rata ada 20 orang, kalau malam minggu atau libur bisa sampai 30-an orang. Pernah ada yang memakai sampai 5 jam, saat saya tanya dia sengaja menggunakan internet koin karena kalau menggunakan kuota mahal,” ucapnya.

Soufi mengaku dirinya tidak mencari untung dari internet koin tersebut. Dirinya hanya ingin membantu warga untuk mendapatkan jaringan internet murah. Untuk jangkauan jaringan internet koin tersebut mencapai 20 meter.

“Setiap bulan mengisi data Rp150.000 untuk 50 GB kalau untuk pendapatan rata-rata setiap bulan Rp200.000.  Tapi saya memang tidak mencari untung dari sini,” kata pria yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri SIpil (PNS) itu.

Salah satu warga,Desy Rahmawati mengaku senang dengan adanya internet koin itu. Pasalnya saat menggunakan internet dengan menggunakan kuota akan lebih mahal.

Advertisement

“Senang banget lebih irit, tapi kalau bisa diperluas lagi jangkauannya,” pungkasnya. ***

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement