Connect with us

Nusantara

Genjot Vaksinasi, Pemkot Solo Buka Kembali Sentra Vaksinasi di Graha Wisata Biaga

Diterbitkan

pada

Isoter di Graha Wisata Niaga akan dialihfungsikan sebagai sentra vaksin. (Foto: istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Tempat isolasi terpusat (isoter) Graha Wisata Niaga, di Kota Solo, mulai tanggal 17 Maret mendatang akan disterilkan. Selanjutnya, lokasi tersebut akan digunakan sebagai sentra vaksin di Kota Solo.

Sedangkan untuk isoter akan dipusatkan di Ndalem Priyosuhartan. Menurut Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (14/3/2022), saat ini di isoter Graha Wisata Niaga hanya tinggal satu pasien Covid-19 yang menjalani isolasi.

“Tinggal satu orang dan tiga hari lagi selesai menjalani isolasi, nantinya isoter hanya akan ada di Ndalem Priyosuhartan,” jelasnya.

Sentra vaksin di Graha Wisata Niaga tersebut akan melayani masyarakat yang akan vaksin, baik vaksin primer dosis satu, dosis dua maupun vaksin booster. Serta vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Layanan vaksinasi di sentra vaksin tersebut tidak terbatas pada warga yang ber KTP Solo saja, tetapi terbuka bagi warga dari daerah manapun.

“Sebentara lagi kan puasa, biasanya masyarakat ada tradisi nyadran (ziarah ke makam), kan banyak keluarga atau saudara dari luar kota. Kalau mereka belum divaksin, bisa melakukan vaksin di sini,” jelasnya lagi.

Advertisement

Layanan vaksinasi di sentra vaksin tersebut juga ditujukan bagi masyarakat yang drop out vaksin primer.  Sentra vaksin tersebut untuk sementara akan disiagakan hingga tanggal 31 Maret mendatang.

Selain sentra vaksin di Graha Wisata, vaksinasi Covid-19 juga dilayani TNI Polri yang akan terjun langsung ke sasaran di tingkat RW hingga RT.

“Serta ke sekolah kalau jumlah siswa yang belum divaksin di bawah 25. Kalau di atas itu, harus ke sentra vaksin atau ke Puskesmas,” katanya.

Sedangkan untuk isoter khusus tenaga kesehatan (nakes) di Hotel Dinasty Smart, sampai saat ini masih digunakan untuk isoter.  Saat ini masih ada tujuh orang nakes yang menjalani isoter di hotel tersebut.

“Karena Pemkot Solo telah membooking hotel itu selama satu bulan jadi tetap digunakan untuk isoter. Nanti sampai dengan tanggal 31 Maret,” katanya lagi.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan meskipun nanti akan ada sentra vaksinasi di Graha Wisata Niaga, layanan vaksinasi di Puskesmas dan rumah sakit tetap dibuka.

“Karena banyak masyarakat yang memilih ke puskesmas karena lebih dekat.  Nanti bus vaksin juga saya jalankan, petugasnya nanti digilir. Sehingga layanan di Puskesmas tetap efektif. Tapi indeks vaksin tetao kami jaga,” ujarnya.

Untuk capaian vaksinasi booster di Kota Solo saat ini baru mencapai 29 persen. Masyarakat terutama lansia yang memiliki komorbid diminta untuk segera divaksin. Karena mayoritas pasien Covid-19 yang meninggal dunia adalah lansia yang memiliki komorbid. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement