Connect with us

Nasional

12 WNI Korban Online Scamming di Kamboja Sudah Tiba di Indonesia

Diterbitkan

pada

WNI Korban Online Scamming di Kamboja Sudah Tiba di Indonesia

12 WNI Korban Online Scamming di Kamboja Sudah Tiba di Indonesia pada Jumat (5/8/2022). (Foto: Kemlu/Antara)

FAKTUAL-INDONESIA: Sebanyak 12 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan berbasis daring (online scam) di Sihanoukville, Kamboja, telah dipulangkan dan tiba dengan selamat di Tanah Air, pada Jumat (5/8/2022).

Para WNI yang pulangkan dari Kamboja menggunakan pesawat Garuda Indonesia itu merupakan pemulangan tahap pertama di antara ratusan WNI korban perusahaan online scam di Kamboja.

“Selama berada di Phnom Penh, para korban ditampung sementara di tempat yang disediakan oleh KBRI, sambil dilakukan penilaian awal guna mengetahui kondisi fisik dan psikologis para korban, serta informasi lainnya yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan penanganan rehabilitasi korban dan penegakan hukum bagi perekrut,” kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam keterangan tertulis, Jumat (5/8/2022).

Seluruh WNI itu akan diinapkan di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Kementerian Sosial RI guna penanganan selanjutnya.

Baca juga: Kepolisian Kamboja dan KBRI Phnom Penh Kembali Selamatkan 7 WNI yang Disekap

Lalu, mereka akan menjalani rehabilitasi di rumah perlindungan dan baru akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Kepulauan Riau, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Advertisement

“Pemulangan tahap selanjutnya (dari Kamboja) akan dilaksanakan segera dalam beberapa hari ke depan menyesuaikan ketersediaan penerbangan,” kata Kemlu yang dikutip pada Minggu (7/8/2022).

Kemlu juga berkoordinasi dengan Kepolisian RI untuk mendalami kasus yang diduga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) itu.

Berdasarkan data Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI, jumlah WNI korban TPPO di Kamboja meningkat dari 119 orang pada 2021 menjadi 298 orang pada periode Januari-Juli 2022.

“Untuk kasus yang sedang ditangani saat ini, angka korban juga terus bertambah dari laporan awal 53 orang menjadi 129 orang yang kini telah diselamatkan dan berada di KBRI Phnom Penh,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu RI, Judha Nugraha.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement