Connect with us

Nasional

Polda Metro Kerahkan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta

Diterbitkan

pada

Ilustrasi pasukan polri yang bakal amankan kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Polda Metro Jaya mengerahkan 585 personel gabungan untuk mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, beserta Ibu Negara yang berlangsung di Jakarta pada Senin (15/6/2026), hari ini.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjamin keamanan tamu negara sekaligus mendukung kelancaran agenda diplomatik internasional.

Menurut Budi, sebanyak 585 personel gabungan telah disiagakan di sejumlah titik strategis yang menjadi lokasi kegiatan maupun jalur perlintasan rombongan Presiden Jerman. Pengamanan tersebut terdiri atas 490 personel dari jajaran Polda Metro Jaya dan 95 personel dari polres wilayah terkait.

“Seluruh personel telah ditempatkan di titik-titik yang menjadi fokus pengamanan agar rangkaian kunjungan kenegaraan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Operasi pengamanan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan berbagai satuan, termasuk Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Samapta, dan Direktorat Intelijen dan Keamanan. Aparat juga berkoordinasi dengan unsur pengamanan lainnya untuk memastikan seluruh agenda berjalan lancar.

Advertisement

Sebagai bagian dari pengamanan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan khusus dan pengaturan lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan protokol yang dilalui rombongan tamu negara.

Sejumlah jalur yang menjadi perhatian pengamanan antara lain Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Perwira.

Meski demikian, kepolisian menegaskan tidak akan melakukan penutupan jalan secara permanen. Rekayasa lalu lintas hanya diterapkan secara situasional saat rombongan melintas untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

“Penutupan dilakukan secara terbatas dan hanya pada saat rangkaian kendaraan tamu negara melintas. Setelah itu, arus lalu lintas akan kembali dibuka seperti biasa,” kata Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang akan melintasi jalur-jalur protokol untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan rute alternatif yang tersedia.

Advertisement

Kunjungan Presiden Jerman ke Indonesia dijadwalkan membahas penguatan hubungan bilateral di berbagai bidang. Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, sebelumnya menyatakan bahwa Jerman berkomitmen menjadi mitra jangka panjang Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement