Ibu Kota
Omicron Meningkat, Wagub Ariza: DKI Belum Hendak Stop Sekolah yang Laksanakan PTM 100 Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Kendati belasan sekolah di Jakarta distop sementara pasca ditemukan kasus positif Covid-19, namun Pemprov DKI menilai sejumlah wilayah di Ibukota masih memenuhi syarat untuk melanjutkan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 10 persen.
Penilaian itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakata Ahmad Riza Patria ketika diminta komentar tentang desakan beberapa pihak agar menghentikan sementara PTM 100 persen, Senin (17/1/2022), di Jakarta.
Wagub Ariza menilai pelaksaan PTM 100 persen di Jakarta sudah memenuhi dua unsur dan bahkan melampauinya. Sebelumnya menerapkan beberapa syarat agar sekolah diizinkan melakukan PTM 100 persen, yaitu: sekolah berada di kawasan PPKM level 1 atau 2 dan cakupan vaksinasi di atas 80 persen.
“Vaksin di atas 80 persen untuk tenaga pendidik, lansia. Jakarta lebih dari itu,” tegas Wagub Ariza.
Menurut Wagub Ariza, data capaian vaksinasi terhadap tenaga pendidik sebesar 90 persen, tenaga kependidikan di atas 89 persen, peserta didik 98 persen. Alasan itu menjadikan PTM 100 persen di Jakarta tetap dilaksanakan.
Walau diakui terdapat sekolah harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena ditemukan kasus positif Covid-19.
“Kita masih memenuhi syarat dan kasusnya ada 19 kasus dari 15 sekolah. Dari 15 sekolah sebagian besar sudah kembali sekolah atau normal hanya beberapa yang memang masih ditutup sementara,”terang Wagub Ariza. ****














