Home LifestyleKesehatan 7 Manfaat Push Up Bagi Kesehatan, Bisa Mencegah Insomnia

7 Manfaat Push Up Bagi Kesehatan, Bisa Mencegah Insomnia

oleh Farhan Zuhdi
manfaat push up

Push up mempunyai manfaat yang sangat banyak, salah satunya meningkatkan kesehatan jantung (Istimewa)

FAKTUALid – Selama pandemi Covid-19, kita dianjurkan untuk menjalani aktivitas di dalam rumah. Aktivitas yang mudah dilakukan di dalam rumah ialah olahraga push up. Selain mudah dilakukan ternyata manfaat push up juga begitu banyak.

Olahraga satu ini bisa menjadi alternatif olahraga kamu, selain mudah dilakukan juga tidak memerlukan alat khusus atau tempat khusus. Kamu bisa lakukan olahraga push up baik didalam rumah maupun dipekarangan rumah.

Push up adalah latihan yang dilakukan untuk membangun kekuatan, jika dilakukana secara teratur dan benar akan memperkuat inti dan bagian atas pada tubuh. Selain itu, push up juga dapat memahami kekuatan tubuh seseorang.

Manfaat Push Up Bagi Kesehatan

Berikut beberapa manfaat push up bagi kesehatan tubuh yang telah dirangkum faktualid.com melalui berbagai sumber

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Manfaat push up yang pertama yaitu bisa meningkatkan kesehatan jantung. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan selama 10 tahun menunjukkan, pria yang bisa melakukan push up sebanyak 40 kali berturut-turut dapat terhindar dari penyakit jantung sebanyak 96% dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan push up sebanyak 10 kali.

Baca juga: 9 Manfaat Pranayama, Teknik Olah Nafas Baik Untuk Fisik dan Mental

Hasil dari studi ini membuktikan, bahwa pembentukan serta penguatan otot mampu menyehatkan jantung. Namun, jangan khawatir jika kamu tidak bisa melakukan push up sebanyak 40 kali. Para peneliti dalam studi itu juga menegaskan, jika sudah bisa melakukan push up 11 kali, artinya kamu sudah menurunkan risiko penyakit jantung sampai 64%.

2. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Melakukan push up, banyak otot yang terlibat untuk mendukung gerakannya. Kekuatan otot yang meningkat dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular. Dengan begitu, jantung juga harus bekerja lebih untuk mengirimkan darah yang kaya akan oksigen ke jaringan otot.

Aktivitas yang melibatkan jaringan otot menghasilkan latihan kardiovaskular yang efektif. Selain itu, manfaat yang didapat dari gerakan ini adalah dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan juga mengurangi lemak.

3. Memperbanyak testosteron dalam tubuh

Melakukan push up mampu memperbanyak kadar hormon testosteron yang ada di dalam tubuh. Hormon testosteron sangat dibutuhkan untuk meningkatkan performa fisik, massa otot, produksi hormon lainnya, pertumbuhan rambut, hingga dorongan seks.

Mulai lakukan push up setiap hari dengan cara “menguji” kekuatan melakukan push up dalam waktu satu menit, dengan gerakan yang benar.

4. Meningkatkan Kekuatan Masa Otot

Meskipun push up dianggap sebagai olahraga ringan, tapi ada banyak variasi yang bisa kamu coba, seperti di bawah ini:

  • Push up standar, yaitu push up yang sering ada di gym atau televisi. Kedua tangan kamu menyentuh lantai, sejajar dengan bahu. Lalu, tubuh digerakan ke atas dan bawah berulang kali.
  • Push up lebar, push up ini berbeda dengan push up  standar, yang mengharuskan kedua tangan kamu tidak sejajar dengan bahu, alias lebih lebar.
  • Push up sempit, yaitu Push up yang mengharuskan kedua tangan kamu untuk berada di bawah tulang dada, dengan ibu jari dan telunjuk saling menyentuh.
  • Forward push up, tangan kamu terpisah selebar bahu tapi peletakan tangannya sekitar 20 centimeter di depan bahu.
  • Backward push up, sama seperti forward push up, tapi peletakan tangannya sekitar 20 sentimeter di belakang bahu.

Manfaat push up berikutnya dari berbagai jenis push up di atas memiliki manfaatnya tersendiri. Push up sempit akan memberikan otot tricep dan pectoralis. Sedangkan forward dan backward push up akan memberikan otot perut untuk membentuk manfaat perut six pack serta otot punggung.

Lebih dari itu, berdasarkan studi, backward push up menjadi jenis push up yang paling bermanfaat untuk meningkatkan kondisi dan kekuatan tubuh bagian atas. Sedangkan push up sempit dipercaya bagus untuk dilakukan bila kamu ingin memiliki otot tricep.

Baca juga: Selain Bersepeda, ini 10 Olahraga Ringan Dirumah, Cocok dilakukan saat PPKM

5. Mencegah cedera bahu dan punggung bawah

Ternyata manfaat push dapat mencegah terjadinya cedera bahu dan punggung bawah. Latihan push up yang dilakukan setiap hari dapat meminimalisir kasus cedera. Gerakan push up akan membuat otot-otot tubuh menjadi stabil. Dengan melakukan itu, akan memperkuat bagian tubuh yang rentan.

Selain itu, latihan push up juga akan mendukung kekuatan otot primer dan sekunder yang ada pada bahu dan punggung bawah Anda. Otot-otot primer dan sekunder akan mencegah terjadinya cedera atau mengurangi efek cedera pada bahu dan punggung bawah.

6. Meningkatan Kekuatan Sendi

Manfaat push up ternyata bisa meningkatkan dukungan sendi, tonus otot, dan kekuatan. Push up sangat efektif untuk memperkuat otot di sekitar sendi bahu. Otot dan tendon di area bahu bertanggung jawab untuk menjaga tulang lengan atas di soket bahu.

Namun, penting untuk meningkatkan jumlah push up secara bertahap untuk membangun kekuatan otot yang cukup. Membebani otot yang lemah secara berlebihan dapat menyebabkan cedera otot dan tendon

7. Meningkatkan kualitas tidur dan mencegah insomnia

manfaat push up bagi kesehatan yang terakhir bisa meningkatkan kualitas tidur. Jika di pagi sampai sore hari kamu memiliki jadwal yang padat, tidak ada salahnya kamu melakukan gerakan push up saat menjelang tidur bisa meningkatkan kualitas tidur. Ada manfaat push up lainnya yang bisa kamu dapat, seperti mencegah insomnia.

Baca juga: Kawasan GBK dan Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup untuk Olahraga Selama PPKM Darurat

Dengan begini, kamu bisa mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan keesokan harinya bisa bangun tidur dengan segar dan lebih fokus dalam menjalani aktivitas harian.

Itulah beberapa manfaat push up bagi kesehatan tubuh. Memang jenis olahraga ini baik untuk dilakukan secara rutin, tetapi dengan gerakan yang benar. Jika tidak, peningkatan risiko cedera terutama yang berhubungan dengan tubuh bagian atas lebih tinggi. (dari berbagai sumber) ***

You may also like

Tinggalkan Komentar