Connect with us

Kesehatan

Kenali 10 Tanda Usus Tidak Sehat, Sebelum Terlambat

Diterbitkan

pada

FAKTUALid – Usus sering disebut sebagai otak kedua tubuh apabila anda memiliki usus yang tidak baik, alangkah baiknya untuk mengenali tanda usus tidak sehat sebelum terlambat. Hal itu berdampak buruk bagi kesehatan anda. Banyak aspek kehidupan modern, seperti tingkat stress yang tinggi, kurangnya jam tidur, makan makanan olahan dan tinggi gula, serta konsumsi antibiotik, dapat merusak mikrobioma usus anda.

Perhatikan Tanda Usus Tidak Sehat Sejak Awal

tanda usus tidak sehat - Faktual Indonesia

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Saluran gastrointestinal dimulai dengan mulut dan diakhiri di anus. Tugasnya adalah mengambil makanan, mencerna makanan, menyerap nutrisi, dan membuang sisa makanan yang sudah masuk ke usus. Hal ini pada akhirnya bisa mempengaruhi aspek lain pada kesehatan anda seperti otak, jantung, sistem kekebalan, berat badan, kadar hormon bahkan perkembangan kanker. Untuk itu, anda perlu memperhatikan kesehatan usus anda dengan mengenali beberapa tanda usus tidak sehat

Berikut ini faktualid sudah merangkum 10 tanda usus tidak sehat yang diambil dari berbagai sumber.

1. Timbulnya Masalah Kulit

Tanda usus tidak sehat yang pertama adalah timbulnya masalah kulit. Hal ini dapat terjadi karena hubungan antara usus dengan kulit bisa mempengaruhi proses homeostatis kulit yang dapat menjaga kulit agar kulit tetap sehat. Ketidakseimbangan bakteri dalam usus juga bisa mempengaruhi kondisi keseimbagan bakteri yang ada pada kulit.

Selain itu, jika kita mengkonsumsi makanan tertentu yang tidak sehat itu juga bisa mengakibatkan alergi. Perut akan memproduksi protein yang dapat mengiritasi kulit dan menimbulkan masalah kulit.

Advertisement

2. Perut kembung

Tanda usus tidak sehat yang kedua adalah Perut kembung. Tentu saja cara paling mudah untuk memeriksa keadaan usus kita adalah dengan memeriksa kenyamanan perut kita. Produksi gas menjadi penyebab utamanya. Jika produksi gas di perut lebih banyak dikeluarkan oleh bakteri buruk dibandingkan bakteri baik, maka fermentasi di perut akan semakin banyak.

3.Perubahan Perat Badan

Tanda usus tidak sehat yang ketiga adalah perubahan berat badan. Penurunan berat badan ini bisa terjadi karena beberapa faktor, namun faktor yang cenderung sering diabaikan adalah masalah kesehatan perut. Kondisi usus yang tidak baik bisa mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi, mengatur gula dan menyimpan lemak.

Jumlah bakteri usus kecil (SIBO) yang tinggi dapat memicu penurunan berat badan. Sedangkan dalam kasus berat badan naik, ketidakseimbangan bakteri dalam tubuh dapat menyebabkan penurunan penyerapan nutrisi yang menjadikan seseorang jadi mudah lapar.

4. Suasana Hati Yang Buruk

Tanda usus tidak sehat yang keempat adalah Suasana hati yang buruk. Mungkin tidak banyak yang sadar bahwa mikrobioma dalam perut ternyata memiliki peran vital dalam mempengaruhi suasana hati dan cara kita merespon stres. Hal ini diakibatkan karena produksi hormon yang disebut peptida usus dapat mengontrol sinyal yang menghubungkan usus dan kerja otak serta saluran komunikasi syaraf antara usus dan otak. Jika sinyal dan komunikasi syaraf dari usus ke otak buruk, maka suasana hati pun ikut terpengaruh.

5. Masalah Konsentrasi

Tanda usus tidak sehat yang kelima adalah Masalah konsentrasi. Usus menghasilkan neutrotransmiter yang secara langsung berhubungan dengan suasana hati, pikiran dan kemampuan kognitif lainnya seperti kemampuan konsentrasi dan fokus. Penelitian juga telah menemukan kondisi bahwa kondisi usus yang sedang tidak seimbang bisa mengganggu proses pembelajaran dan memori otak.

Advertisement

6. Diare Kronis

Tanda usus tidak sehat yang keenam adalah Diare kronis. Diare yang berlangsung selama 2-4 hari dianggap sudah diare kronis. Diare yang berlangsung sering, bisa jadi ada masalah dalam kondisi usus. Diare disebabkan oleh makanan yang bergerak cepat melalui pencernaan, keluar dari tubuh dalam bentuk cair, dan terkadang dengan makanan yang tidak terkena juga.

Perubahan jadwal makan, tingkat stres, hidrasi dan asupan serat, semuanya dapat menyebabkan seseorang diare. Pada orang yang sudah terbiasa hidup sehat, diare kronis biasanya menjadi masalah kesehatan yang sangat serius. Bagi seseorang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, diare kronis mungkin merupana penyakit yang mengancam jiwa.

7. Masalah Tidur

Tanda usus tidak sehat yang ketujuh adalah masalah tidur. Usus yang tidak sehat dapat mengakibatkan gangguan tidur. Hal ini terjadi karena sorotonin tubuh, hormon yang mempengaruhi suasana hati dan tidur di produksi di usus.

Terganggunya kesehatanan usus,  bisa mempengaruhi hormon ini. Jika anda tidak mendapatkan tidur malam yang nyenyak, bangun dengan perasaan tidak segar, atau sering terbangun di malam hari, ini bisa juga menandakan masalah usus.

8. Sering Sakit dan Mengalami Infeksi

Tanda usus tidak sehat yang kedelapan adalah sering sakit dan mengalami infeksi. Mikrobioma usus berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Respon kekebalan yang buruk mungkin merupakan tanda ususu tidak sehat.

Advertisement

Sebuah penelitian menunjukan mereka yang memiliki tingkat bakteri usus yang lebih rendah, menunjukan respon kekebalan yang lebih rendah terhadap vaksin flu dibandingkan dengan kelompok yang memiliki bakteri usus normal.

9. Sembelit

Tanda usus tidak sehat yang kesembilan adalah sembelit. Sembelit merupakan salah satu gangguan pada usus. Seseorang yang buang air besar kurang dari 3 kali seminggu bisa dikatakan sedang mengalami sembelit. Sembelit bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti saat tinja melewati usus besar terlalu lambat.

Makanan dengan serat rendah juga menjadi penyebab utama sembelit. Tingkat aktivitas fisik yang rendah juga dapat menyebabkan sembelit. Minum air yang cukup dan mengkonsumsi serat secara teratur dapat mengurangi resiko sembelit.

10. Kelelahan Dan Lesu

Tanda usus tidak sehat yang terakhir adalah kelelahan dan lesu. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan April tahun 2017 di jurnal Microbiome menemukan bahwa orang dengan sindrom kelelahan kronis mungkin memiliki ketidakseimbangan pada mikrobioma usus, yang terdiri dari bakteri, mikroorganisme, jamur, dan virus yang ada di saluran cerna. Peneliti juga menemukann bahwa hampir dari setengah orang yang kelelahan juga mengalami sindrom iritasi perut.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement