Connect with us

Internasional

Indonesia Pastikan Palestina Setujui Pengerahan Personel RI ke ISF Gaza

Diterbitkan

pada

Indonesia Pastikan Palestina Setujui Pengerahan Personel RI ke ISF Gaza

Menlu Sugiono jelaskan soal pasukan Indonesia yang akan dikirim ke Gaza, beberapa waktu lalu. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA :  Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa rencana pengerahan personel Indonesia untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Jalur Gaza telah dikonsultasikan dan mendapat persetujuan dari pihak Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono usai menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, Jumat (20/2) malam waktu setempat.

Baca Juga : Menlu Sugiono Bertemu Sekjen PBB dan Wakil Tetap Palestina di PBB, Bahas Board of Peace – ISF

“Pihak Palestina ada di sana, dan mereka sudah tahu, sudah paham. Kemudian kita juga sudah menyampaikan caveat (syarat) nasional kita, jadi semuanya sudah terlibat,” kata Sugiono dalam keterangan pers.

Menurut dia, kehadiran Ketua Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG) Ali Shaath dalam forum tersebut memastikan adanya perwakilan Palestina yang menerima rencana partisipasi Indonesia dalam ISF.

Sugiono menjelaskan, keterlibatan Indonesia bertujuan membantu menjaga gencatan senjata dan menciptakan situasi aman serta stabil di Jalur Gaza. Stabilitas tersebut dinilai menjadi prasyarat penting bagi tahapan pemulihan dan rekonstruksi selanjutnya.

Advertisement

Baca Juga : Menlu Sugiono Hadiri Pertemuan DK PBB Bahas Palestina, Tegaskan Peran Indonesia dalam Upaya Perdamaian Gaza

“Gencatan senjata, kemudian penciptaan suasana yang aman dan stabil, baru tahap-tahap berikutnya bisa dilakukan,” ujarnya.

Terkait lokasi penugasan, Sugiono membenarkan bahwa personel RI akan ditempatkan terlebih dahulu di wilayah Rafah, Gaza selatan. Adapun rincian teknis dan operasional akan ditetapkan lebih lanjut.

Senada dengan itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan dialog intensif dengan Palestina, termasuk melalui pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB di New York.

“Partisipasi Indonesia di ISF juga dilakukan berdasarkan persetujuan dari pihak Palestina,” kata Nabyl dalam taklimat media, Kamis (19/2).

Baca Juga : Alat Aneksasi! Israel Mendaftarkan Tanah Tepi Barat sebagai Milik Negara, Palestina dan Hamas Mengutuk

Ia menambahkan, personel Indonesia yang tergabung dalam ISF akan difokuskan pada tugas-tugas kemanusiaan, antara lain rekonstruksi dan pemulihan infrastruktur, perlindungan warga sipil, serta penyediaan layanan kesehatan bagi masyarakat Gaza.

Advertisement

Dalam forum Dewan Perdamaian tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan hingga 8.000 personel guna menjaga gencatan senjata dan mendukung perdamaian di Jalur Gaza melalui mekanisme ISF. Presiden juga membuka kemungkinan penambahan jumlah personel sesuai kebutuhan di lapangan.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh langkah partisipasi Indonesia dilakukan dengan koordinasi dan persetujuan pihak Palestina, serta berlandaskan komitmen terhadap misi kemanusiaan dan perdamaian internasional.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement