Connect with us

Internasional

Mahasiswa menembak beruntun di Universitas Rusia, Enam Tewas 20 Terluka

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Para mahasiswa melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri saat pria bersenjata menembak beruntun di Perm, Rusia

Para mahasiswa melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri saat pria bersenjata menembak beruntun di Perm, Rusia

FAKTUAL-INDONESIA: Seorang pria, yang tercatat sebagai mahasiswa, bersenjata melakukan tembahan beruntun di sebuah universitas di kota Perm, Rusia.

Para pejabat menerangkan, mahasiswa itu berjalan ke kampus pada Senin pagi dan mulai menembak.

Tindakan mahasiswa itu membuat enam orang tewas dan 20 lainnya terluka.

Untuk menghadang mahasiswa itu, para siswa dan guru membarikade diri di dalam gedung universitas; yang lain terlihat melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri.

Polisi mengatakan mereka melukai dan menahan penyerang, yang dikatakan seorang mahasiswa. Insiden itu terjadi pada pukul 11:00 (06:00 GMT) di Perm State University, yang terletak sekitar 1.300 kilometer (800 mil) timur ibu kota, Moskow, di Ural.

Advertisement

Seorang profesor di universitas menggambarkan siswa melompat keluar dari gedung: “Mereka melompat keluar dengan ngeri, berteriak,” katanya kepada BBC.

“Salah satu siswa mengatakan kepada saya bahwa itu adalah penembakan. Saya mendengar letusan, semua orang mulai berhamburan ke arah yang berbeda. Saya pergi ke siswa saya di gedung kedua dan terus mendengar letusan.”

Siswa lain mengunci diri di ruang kelas dalam upaya untuk melarikan diri dari pria bersenjata itu.

“Ada sekitar 60 orang di dalam kelas. Kami menutup pintu dan membarikade dengan kursi,” kata seorang siswa, Semyon Karyakin, kepada kantor berita Reuters.

Potongan rekaman siswa yang melompat ke tempat yang aman ini disiarkan di TV Rusia:

Advertisement

Pria bersenjata itu dilaporkan bertindak sendiri dan mengatakan dia tidak memiliki motif politik atau agama.

Dalam sebuah posting media sosial, dia juga mengatakan bahwa dia termakan oleh kebencian dan bermaksud untuk menyakiti orang lain.

“Saya sudah memikirkan ini sejak lama, sudah bertahun-tahun dan saya menyadari saatnya telah tiba untuk melakukan apa yang saya impikan,” katanya di akun media sosial yang dikaitkan dengannya yang kemudian dihapus, lapor kantor berita Reuters. .

Pria bersenjata itu diidentifikasi sebagai mahasiswa di universitas, menurut Komite Investigasi yang menangani penyelidikan kejahatan besar.

Universitas Perm memposting pesan di jejaring sosial yang mendesak siswa yang berada di gedung untuk tetap berada di ruang kelas.

Advertisement

Awal tahun ini, seorang pria bersenjata berusia 19 tahun melepaskan tembakan di sekolah lamanya di kota Kazan, Rusia tengah, menewaskan sembilan orang. ***

= = = = = = = = =

‘HUBUNGI KAMI’

Apakah Anda tertarik  oleh isu-isu yang diangkat dalam tulisan ini? Atau Anda memiliki ide soal politik, ekonomi, hukum dan lainnya? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda dengan mengirim email ke aagwared@gmail.com

Harap sertakan foto dan nomor kontak Anda untuk konfirmasi. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement