Connect with us

Hukum

Hati-hati dan Waspada, Ada Patung Polisi di Jalur Tengkorak Gekbrong dan Jalur Utama Puncak Cianjur

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Hati-hati dan Waspada, Ada Patung Polisi di Jalur Tengkorak Gekbrong dan Jalur Utama Puncak Cianjur

Satlantas Polres Cianjur, Jawa Barat, Minggu (2/6/2024), memasang patung polisi di delapan titik rawan terjadi kecelakaan di sepanjang jalur utama Cianjur untuk mengingatkan pengendara agar berhati-hati dan waspada saat melintas

FAKTUAL INDONESIA: Agar pengguna jalan hati-hati dan waspada, Satlantas Polres Cianjur bersama Jasa Raharja Wilayah Jawa Barat memasang delapan patung polisi dengan peringatan rawan kecelakaan di sejumlah titik seperti jalur tengkorak di Jalan Raya Gekbrong dan jalur utama Puncak.

“Keberadaan patung polisi ini minimal dapat mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas,” kata Kasatlantas Polres Cianjur AKP Anjar Maulana di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (2/6/2024).

Meski tidak terpasang patung polisi di jalur lainnya, dia mengimbau pengguna jalan tetap harus mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas agar selamat sampai tujuan saat berkendara.

“Kami akan menambah titik pemasangan patung polisi di sejumlah titik lainnya, termasuk di jalur rawan terjadi bencana alam di jalur utama menuju wilayah selatan Cianjur,” ujarnya.

Baca JugaPersonel Densus 88 Kuntit Jampidsus, Suara DPR: Konflik Kejagung dan Polri Jangan Ganggu Pemberantasan Korupsi

Anjar Maulana menjelaskan, delapan patung polisi yang dilengkapi reflektor hologram dengan papan peringatan rawan kecelakaan di sejumlah titik seperti di Jalan Raya Gekbrong dan jalur utama Puncak.

Advertisement

Dia mengatakan bahwa pemasangan patung tersebut sebagai upaya mengingatkan pengguna jalan agar hati-hati dan waspada serta sebagai upaya menekan terjadinya kecelakaan di titik rawan kecelakaan.

Di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, tepatnya di Kecamatan Gekbrong, kata dia, terpasang dua patung polisi karena di sepanjang jalur tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas yang tinggi setiap pekannya.

Baca Juga: Harlah Pancasila, Haedar: Sesuai Sila Pertama, Mengurus Negara Harus Takut kepada Tuhan, Tidak Korupsi dan Menyalahgunakan Kekuasaan

Bahkan, di lokasi yang lebih dikenal dengan julukan “jalur tengkorak” itu kerap terjadi kendaraan besar jenis truk dan bus alami rem blong maupun rawan human error seperti sopir mengantuk sehingga terjadi kecelakaan beruntun dengan korban jiwa.

Dengan pemasangan patung polisi plus reflektor itu, dia berharap pengemudi menjadi lebih awas saat berkendara di jalanan yang menurun dan berbelok di beberapa titik serta jalan menurun panjang atau menanjak tajam dari arah Cianjur.

Selain di Jalan Raya Sukabumi, pihaknya juga memasang patung serupa di Jalan Raya Bandung-Cianjur, tepatnya di Kecamatan Karangtengah, Jalan Raya Puncak, Desa Ciloto, dan di Jalan Raya Cikalongkulon-Jonggol karena di ruas jalan tersebut masih kurang penerangan.

Advertisement

***

Lanjutkan Membaca
Advertisement