Connect with us

Ekonomi

Menparekraf Sandiaga Uno akan Terus Fasilitasi UMKM Peserta AKI, Termasuk Permodalan

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ketika menghadiri acara pekan puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 di Jakarta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ketika menghadiri acara pekan puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 di Jakarta

FAKTUAL-INDONESIA: Program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diluncurkan dan dijalankan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membuahkan hasil positif.

Menyambut suksesnya pelaksanaan program AKI 2021 itu, Menparekraf Sandiaga Uno akan terus memfasilitasi peserta AKI 2021.

Termasuk dalam kebutuhan pendaan permodalan.

“Bagaimana kita memberikan pendampingan dan tentunya seiring dengan peningkatan yang dialami para peserta, nanti juga butuh pendanaan permodalan yang akan terus kita fasilitasi,” kata Menparekraf Sandiaga Uno ketika menghadiri acara pekan puncak AKI 2021 di Jakarta,.

Untuk akses permodalan, Menparekraf menyatakan akan memperkuat kolaborasi lintas kementerian/lembaga maupun dengan pihak swasta.

Advertisement

Dalam hal ini Menparekraf Sandiaga memaparkan bahwa pihaknya memiliki program insentif pemerintah sehingga nantinya ada yang memperoleh pendanaan konvensional seperti melalui pembiayaan perbankan, syariah, maupun lainnya.

Salah seorang finalis AKI 2021, Dede, mengaku dirinya mendapatkan banyak manfaat dari program AKI 2021 seperti peningkatan omzet dan pelatihan.

“Mentoring di sini dilakukan dengan semi private, sehingga sangat efektif bagi kami untuk mendapatkan pemahaman dan ilmu-ilmu baru,” ucap Dede.

Peningkatan Omzet

Sandiaga mengatakan rata-rata para peserta/pelaku UMKM yang mengikuti program AKI 2021 mendapatkan peningkatan omzet hingga dua kali lipat.

Advertisement

“Kita memprediksi bahwa peningkatan mereka sangat signifikan selama roadshow AKI di 16 kota ini. Peningkatan mereka antara dua hingga tiga kali lipat, sampai mereka mengalami kesulitan untuk produksi,” ujarnya dalam keterangan pers yang dipantau media Sabtu.

Selain itu para peserta disebut merasakan manfaat yang besar terkait peningkatan pemahaman dan kapasitas dalam program roadshow AKI karena memperoleh pelatihan berbagai materi, seperti terkait promosi dan pengemasan.

Adanya manfaat dari pelatihan, lanjutnya, dinilai menjadi sebuah data yang dapat digunakan pemerintah bahwa ke depan harus diperbanyak program pelatihan.

Di pekan puncak AKI 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menghadirkan UMKM ekonomi kreatif terbaik dari 16 kota.

Program tersebut memberikan pelatihan dan pendampingan serta kesempatan ekshibisi kepada pelaku UMKM di 16 kota yang dinilai berhasil memberikan dampak positif kepada para peserta dan berdampak pada penciptaan lapangan kerja. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement