Connect with us

Nusantara

Sidak di Pospam Polresta Solo, Eva Yuliana Berikan Apresiasi

Diterbitkan

pada

Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana mendengarkan pemaparan dari Kapolresta Solo di Pospam Terpadu. (Foto: istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana mengapresiasi apa yang dilakukan jajaran Polresta Solo untuk pengamanan dan pelayanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2022.

Saat sidak di sejumlah pos pengamanan (pospam) dan pos terpadu di Benteng Vastenburg, Kamis (27/4/2022), Eva melihat secara langsung apa yang dilakukan Polresta Solo.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolresta Solo dan jajarannya, melalui posko terpadu di Benteng Vastenburg ini, titik-titik kepadatan lalu lintas bisa terpantau,” jelas Eva di sela-sela meninjau Posko Terpadu Benteng Vastenburg Solo.

Menurut Eva apa yang dilakukan merupakan lompatan yang luar biasa. Apalagi Polresta Solo menjado pilot project pengembangan smart city.

“Polresta Solo menjadi satu-satunya pilot project smart city di Indonesia. Dari hasil pemantauan di pospam, semuanya sudah baik. Polresta sudah menyiapkan rencana jika terjadi kepadatan arus lalu lintas yang terpantau dari CCTV,” jelasnya lagi.

Politisi Partai Nasdem itu juga mengapresiasi apa yang dilakukan Polresta Solo yang menggabungkan pelayanan masyarakat di Polri dengan vaksinasi booster. Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Warung dan Nelayan (BTPKLWN) yang dilakukan Polresta Solo juga dikombonasi dengan vaksinasi Covid-19.

Advertisement

“Saya dari Komis 3 melakukan fungsi pengawasan. Polresta Solo telah melakukan dengan baik, saya melihat sendiri saat di Klinik Bhayangkara, penyaluran bantuan tunai dikolaborasikan dengan vaksin booster,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Solo , Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menambahkan untuk pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik hari raya Idul Fitri 1443 H, Polresta Solo membentuk lima tim urao kemacetan dan kepadatan. Masing-masing tim terdiri dari delapan anggota yang mengendarai sepeda motor.

“Sehingga bisa bergerak luwes di lapangan saat kepadatan terjadi di Kota Solo. Kalau mobilitas dengan mobil akan terjebak kemacetan,” jelas Ade.

Jika terjadi kemacetab, tim urai kemacetan unit 1 akan bergerak ke titik kepadatan. Kemudian disusul unit 2 yang akan menyusuri titik kepadatan untuk identifikasi permasalahannya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement