Internasional
Brazil Periksa Google, FB, Twitter terkait Informasi Berbahaya soal COVID-19

Komite Senat Brazil secara resmi menyetujui permintaan untuk memanggil perwakilan Google, Facebook, dan Twitter
FAKTUALid – Google, Facebook, dan Twitter Alphabet Inc ternyata bisa dipanggil dan diselidiki terkait penyebaran kesalahan informasi yang berbahaya. Itulah yang terjadi di Brasil.
Google, Facebook, dan Twitter Alphabet Inc akan dipanggil untuk bersaksi soal penanganan pemerintah terhadap COVID- 19 pandemi di Brasil.
Pemanggilan Google, Facebook, dan Twitter Alphabet Inc sudah disetujui oleh Senat Brasil.
Pada Rabu (23/6/2021), Komite Senat Brazil secara resmi menyetujui permintaan untuk memanggil perwakilan Google, Facebook, dan Twitter Alphabet Inc untuk bersaksi dalam penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap penanganan pemerintah terhadap COVID- 19 pandemi.
Senator ingin melihat peran apa yang dimiliki perusahaan-perusahaan itu dalam membantu menyebarkan kesalahan informasi yang berpotensi berbahaya selama pandemi.
Laman antaranews.com melaporkan, Google, Twitter dan Facebook mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa mereka bekerja sama dengan komite. Google mengatakan telah menghapus 1,2 juta video dari platformnya karena melanggar pedoman misinformasi COVID-19.
Senator Omar Aziz, yang memimpin komite, mengatakan pada Selasa bahwa sementara perwakilan perusahaan akan hadir sebagai saksi, perusahaan-perusahaan itu akhirnya bisa diselidiki juga.
“Meresepkan obat melalui YouTube, Instagram, Twitter, itu kejahatan,” kata Aziz saat sidang Senat, Selasa. “Mereka dipanggil sebagai saksi, tapi, ya, mereka bisa diselidiki jika komisi memutuskan demikian.”
Aziz mengatakan para senator ingin bertanya kepada perusahaan-perusahaan itu bagaimana platform mereka berjalan, dan apakah mereka mengizinkan unggahan yang menyebarkan obat-obatan yang tidak memiliki dasar ilmiah. ***














