Olahraga
Del Potro Kirim Sinyal akan Gantung Raket Setelah 17 Tahun Tekuni Tenis Profesional

FAKTUAL-INDONESIA: Tujuh belas tahun setelah menjadi petenis profesional, air mata Juan Martin Del Potro, berlinang bukan berasal dari kesedihan. Sesekali tersenyum di depan kerumunan fansnya di Buenos Aires yang riuh.
“Ole! Ole, Ole Ole! Delpo! Delpo!” Nyanyian itu bergema di seluruh stadion saat bendera Argentina melambai di udara. Del Potro memutar raketnya seperti tongkat pesulap, menyemangati para penggemar dengan seringai lebar.
Petenis berusia 33 tahun itu tidak memiliki hal lain untuk dibuktikan di lapangan tenis – 22 gelar tingkat tur digeganggamannya dan pernah berada di peringkat tiga dunia.
Namun setelah bertahun-tahun menjalani rehabilitasi dan pasang surut, pria Argentina yang gigih itu menginginkan momen lain bersama para penggemarnya. Meski belum mengumumkan pengunduran dirinya, malam itu tak akan segera dilupakan.
“Itu adalah sesuatu yang spektakuler dan hari yang tak terlupakan yang akan saya ingat selamanya sebagai salah satu hari terbaik dalam karir saya,” kata Del Potro kepada ATPTour.com. “Saya mengalami salah satu emosi paling indah yang diberikan olahraga ini kepada saya dan saya akan selalu melakukannya dan simpan di hatiku,” imbuhnya.
Del Potro telah meraih 10 kemenangan melawan lawan yang berperingkat satu dunia, terbanyak tapi belum pernah memegang posisi teratas. Dia juga membuat empat penampilan Nitto ATP Finals dan meraih banyak kemenangan melawan para pemain terbaik dalam olahraga tersebut.
Tapi juga banyak penderitaan. Pada Mei 2010, Del Potro menjalani operasi pergelangan tangan kanan. Dari 2014-15, ia menjalani tiga operasi pergelangan tangan kiri. Masa-masa sulit itu tidak pernah mengurangi ketahanan dan kecintaanya. Tapi ia tak menutup diri segera gantung raket karena ke depan dirinya bertambah sulit melawan bintang-bintang baru tenis yang bermunculkan. Sedang dirinya terus berkutit dengan pemulihan cedera. ****














