Nasional
Penaburnesia 2026: Panggung Ekspresi Anak Indonesia, Ajang Talenta Luar Biasa

Ketua Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi bersama para juara Penaburnesia 2026. (Foto: Bambang)
FAKTUAL–INDONESIA: Gemuruh sorak sorai dan wajah-wajah ceria mewarnai perhelatan puncak “Penaburnesia 2026”. Ajang yang menjadi panggung ekspresi anak Indonesia ini sukses mempertemukan 11 finalis dari 15 kota yang telah berjuang melalui proses seleksi ketat. Sebanyak 59 penampilan terbaik dari berbagai kategori akhirnya unjuk gigi di babak final, membuktikan bahwa generasi muda BPK Penabur memiliki bakat yang luar biasa.

Lebih dari Sekadar Kompetisi
Penaburnesia 2026 bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan wadah untuk membentuk karakter dan keberanian. Ragam penampilan mulai dari drama, musik, senam, hingga baca puisi disajikan dengan penuh percaya diri.
Audrey Setiawan, salah satu peserta, mengungkapkan perasaan campur aduk yang ia rasakan. “Jujur, awalnya tegang sekali sebelum tampil. Tapi begitu selesai, rasanya lega dan senang sekali bisa menyelesaikan penampilan dengan maksimal,” ujarnya dengan senyum.
Hal senada diungkapkan oleh tim dari BPK Penabur Jakarta. Mereka mengaku mendapatkan pengalaman berharga tentang bagaimana membangun kerja sama tim yang solid dalam sebuah pertunjukan musik.

Ketua Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi memberikan penjelasan kepada awak media. (Foto: Bambang)
Antusiasme Orang Tua yang Luar Biasa
Panitia pelaksana pun dibuat takjub dengan dukungan yang diberikan. Clara Yunita, Ketua Panitia Pelaksana Penaburnesia 2026, menuturkan bahwa dukungan orang tua tahun ini sangat masif.
“Semangat para orang tua di sini bahkan mengalahkan dukungan suporter sepak bola! Melihat wajah-wajah ceria adik-adik peserta, lelah kami selama proses persiapan pun seketika hilang dan berganti menjadi rasa segar dan bangga,” ungkap Clara.
Evolusi Ajang Pencarian Bakat
Memasuki putaran keempat sejak dimulai pada tahun 2020, Penaburnesia kini telah bertransformasi. Ajang ini tidak lagi hanya terpaku pada kemampuan akademis atau Computer-Assisted Test (CATI), tetapi juga berfokus pada penggalian bakat unik setiap siswa sebagai bekal mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Ajang ini terbagi ke dalam kategori yang inklusif untuk menjaring bakat sejak dini:
-Kategori A: Kelas 1–3 SD
-Kategori B: Kelas 4–6 SD
-Kategori D: SMP
-Kategori E: SMA

Jangkauan Luas, Ribuan Potensi
Skala Penaburnesia 2026 kali ini sangat luas. Tercatat sebanyak 421 penampilan telah diseleksi oleh para juri yang berkeliling ke berbagai kota, di antaranya: Tasikmalaya, Cirebon, Indramayu, Bandung, Cimahi, Sukabumi, Cianjur, Cijeruk, Bandar Lampung, dan Jakarta (dengan 164 penampilan khusus dari Jakarta).
Kehadiran para talenta berbakat seperti Julius Candra (Indramayu), David (Cijeruk), hingga Andrean Setiawan (BPK Cianjur) menjadi bukti keberhasilan pemerataan potensi siswa di berbagai daerah.
Kalian Semua Pemenang
Adri Lazuardi, Ketua Yayasan BPK Penabur, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. “Keberanian kalian untuk tampil di panggung ini adalah pencapaian yang luar biasa. Ingatlah, bagi kami, kalian semua adalah pemenang di hati kami,” tuturnya saat menutup acara.
Penaburnesia 2026 telah menjadi bukti bahwa ketika anak-anak Indonesia diberikan ruang untuk “Berani Beraksi”, mereka mampu menghasilkan karya yang memukau dan menginspirasi banyak orang. Sampai jumpa di Penaburnesia edisi selanjutnya.
Berikut para juara Penaburesia 2026:
Kategori A (KB – TK):
1.TKK 3 PENABUR Jakarta -Little Harmony-Marching Band
2.TKK PENABUR Bandar Lampung-Anthony Gail Lauda-Bercerita
3.TKK BPK PENABUR 246 Bandung-Royal Enchanted Dance
4.TKK PENABUR Cianjur -Felice Fiel Queenette-Story Telling
5.TK BPK PENABUR Tasikmalaya-The Twins-Mini Drama Musikal
Kategori B (SD 1 – 3):
1.SDK PENABUR Sukabumi-Princella Bellvania Johanes-Dance
2.SDK PENABUR KOTA MODERN Jakarta-LOUISA FRANSISCA SETIAWAN-SENAM RITMIK
3.SDK BPK PENABUR Serang-Jessica Levia Br Simanjuntak- Menyanyi
4.SDK PENABUR HARAPAN INDAH Jakarta-Reiner Friedrich Nathan- Bermain musik
5.SDK Plus BPK PENABUR Cirebon-Michelle Clara Ade Setiawan-Dance
Kategori C (SD 4 – 6):
1.SDK PENABUR BINTARO JAYA-GISELA DAHAYU LOCITA JATI- TARITRADISIONAL
2.SDK BPK PENABUR Serang-Ibelieve Anastasia Hutagaol-Menyanyi
3.SDK PENABUR Bandar Lampung-Joa Quinn Jeven-Gymnastic
4.SDK 6 PENABUR Jakarta-Faith Kireisardo Siregar (4D); Kiana Earlene Yeoh -Pantomim
5.SDK 6 BPK PENABUR Bandung-Abelaru Dancers : Divanna Keira Avagaill, Suherman, Emilie Faith Surjandi, Sheryl Tiara Bresiba, Anastasia Adelia Talinauli Manalu, Nydia Mercia Jocelyne Situmorang, dan Alice Joanne Martian-Modern Dance
Kategori D (SMP):
1.SMPK SINGGASANA Bandung-POWER THRONE Duet Dance
2.SMPK 4 PENABUR JAKARTA-Pvier Band Band
3.SMPK PENABUR Bandar Lampung-Trio Celestia Menyanyi
4.SMPK PENABUR Cirebon-Chantika Aurelia Roseyana-Dance
5.SMP BPK PENABUR Bogor-Lionel, Pandara, Andreana, Michelle, Isabel, Kornelius, Claudia-Musik Tradisional
Kategori E (SLTA):
1.SMAK PENABUR Kota Tangerang PENTA SWANA-Group Band dan Tari
2.SMAK PENABUR Cirebon-Group Etoiles Dance
3.SMAK SINGGASANA Bandung-CAITLYNN LAUREN SENJAYA-Solo balet
4.SMAK PENABUR Bandar Lampung Joanna Manuella Timotius-Menyanyi
5.SMA BPK PENABUR Tasikmalaya-Ayu Febriana Harianja-Menyanyi.****













