Ekonomi
Rupiah dan IHSG BEI Kompak Sama-sama Dibuka dan Ditutup Melemah

Nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah saat pembukaan dan penutupan perdagangan Senin (13/10/2025)
FAKTUAL INDONESIA: Hari ini, Senin (13/10/2025), nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak sama-sama melemah saat pembukaan dan penutupan perdagangan.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Senin sore melemah sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.573 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.570 per dolar AS.
Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini justru menguat ke level Rp16.580 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.585 per dolar AS.
Saat pembukaan perdagangan pagi hari, rupiah p melemah sebesar 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.590 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.570 per dolar AS.
Baca Juga : Rupiah Melemah namun IHSG BEI Menguat dalam Penutupan Perdagangan Akhir Pekan
Perjalanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga demikian. Sama-sama melemah saat pembukaan dan penutupan.
IHSG berada di teritori negatif dari pembukaan sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Pada penutupan perdagangan, IHSG ditutup melemah 30,66 atau 0,37 persen ke posisi 8.227,20.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,59 poin atau 0,70 persen ke posisi 788,02.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang menguat sebesar 2,74 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 1,51 persen dan 1,23 persen.
Baca Juga : Penutupan Perdagangan 1 Oktober, Rupiah Terdongkrak Menguat tapi IHSG BEI Melemah
Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 1,52 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor infrastruktur yang masing-masing turun sebesar 1,48 persen dan 1,41 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRJA, GZCO, MRAT, ASPI, dan PORT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni POLU, UANG, PPRI, HOPE, dan JECC.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.854.878 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,66 miliar lembar saham senilai Rp27,43 triliun. Sebanyak 240 saham naik, 438 saham menurun, dan 126 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 491,64 poin atau 1,01 persen ke 48.088,80, indeks Hang Seng melemah 400,84 poin atau 1,52 persen ke 25.889,48, indeks Shanghai melemah 7,53 poin atau 0,19 persen ke 3.889,50 dan indeks Strait Times melemah 37,22 poin atau 0,84 persen ke 4.389,84. ***














