Kesehatan
7 Cara Merawat Gigi Berlubang, Lakukan Sebelum Alami Pembusukan!

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Setiap manusia di dunia pasti memiliki gigi. Tapi banyak yang malas merawatnya sehingga gigi menjadi berlubang. Gigi berlubang nantinya dapat menimbulkan rasa nyeri dan sakit gigi. Supaya tidak semakin parah, penting mengetahui cara merawat gigi berlubang.
Sejak kecil, kita sudah dianjurkan untuk menyikat gigi paling tidak 2 kali sehari. Jika tidak dilakukan, kemungkinan akan menyebabkan lubang di gigi. Gigi berlubang terjadi saat lapisan bakteri yang menempel pada gigi, disebut dengan plak, terus menumpuk.
Biasanya plak berasal dari makanan atau minuman yang mengandung gula, bakteri. Alhasil, akan menghasilkan asam yang menyerang email gigi. Tak mengenal umur, gigi berlubang bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Baca juga: 6 Cara Mencegah Karies Gigi yang Ampuh, Terapkan Mulai Sekarang!
Ketika gigi sudah berlubang, banyak yang baru menyesal tidak memerhatikan dan merawat kesehatan gigi. Jika sudah seperti ini, Anda harus melakukan perawatan ekstra dalam menjaga gigi berlubang. Lantas, bagaimana cara merawat gigi berlubang?
Berikut beberapa cara merawat gigi berlubang yang telah faktualid.com rangkum dari hellosehat dan doktersehat.
Daftar isi
1. Kurangi makanan atau minuman manis
Cara merawat gigi berlubang yang pertama yaitu mengurangi makanan dan minuman manis. Memang sesuatu hal yang manis sangat lezat dan menggoda untuk dikonsumsi. Bila mempunyai gigi berlubang, disarankan menguranginya.
Sebab, kandungan gula pada makanan atau minuman merupakan faktor risiko paling tinggi yang menyebabkan gigi berlubang. Mulai sekarang, batasi asupan gula kurang dari 10 persen total asupan kalori per hari.
2. Perbanyak asupan vitamin D
Saat dibangku sekolah, Anda mungkin pernah diberi tahu perbanyak konsumsi vitamin D untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Mengonsumsi vitamin D bisa membantu membangun gigi dan tulang menjadi lebih kuat sehingga ampuh dalam mengatasi gigi berlubang.
Vitamin D dapat dengan mudah temukan melalui cahaya matahari pagi, ikan berlemak (salmon, tuna, sarden), minyak ikan, kuning telur, hati sapi, jamur, dan suplemen vitamin D.
3. Hindari asam fitat
Cara merawat gigi berlubang berikutnya yaitu menghindari asam fitat. Asam fitat adalah senyawa yang dapat memblokir mineral dan penghambat enzim yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Terlalu banyak makan asam fitat dapat memicu kerusakan gigi karena menghambat penyerapan banyak mineral dan bioavailabilitasnya, termasuk mineral seperti zat besi, zinc, dan kalsium. Asam fitat dapat ditemukan pada biji-bijian, kacang-kacangan, jagung, dan gandum.
Baca juga: Selain Sikat Gigi Teratur, Jaga Kesehatan Mulut dengan Tidak Merokok
4. Gunakan pasta gigi berflouride
Fluoride adalah mineral yang berperan penting dalam mencegah gigi berlubang dan remineralisasi gigi. Hasil penelitian menyeluruh telah menunjukkan bahwa menyikat gigi secara teratur menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride mampu mencegah gigi berlubang. Oleh karena itu, sikat gigi secara rutin setidaknya dua kali dalam sehari, di pagi dan malam hari sebelum tidur.
5. Konsumsi vitamin K
Salah satu cara merawat gigi berlubang agar tidak semakin parah adalah mengonsumsi vitamin K. Perlu diketahui, vitamin K memiliki beberapa macam, diantaranya vitamin K1 dan K2. Menurut penelitian, keduanya memiliki berperan penting dalam perawatan gigi berlubang.
Sebuah studi pada Journal of Endodontics menyebut bahwa vitamin K2 bisa membantu kerja osteokalsin, yakni protein khusus yang memiliki kemampuan mendistribusikan kalsium dan fosfor untuk gigi dan tulang. Dengan begitu, osteokalsin akan berfungsi mempertahankan dan menyembuhkan karies gigi dengan mengembalikan mineral gigi yang hilang.
Makanan yang mengandung vitamin K1 diantaranya bayam, brokoli, daun lobak, kale, sawi hijau, dan peterseli. Sedangkan, vitamin K2 bisa bisa peroleh secara alami dari daging sapi, telur, mentega, dan keju.
6. Oli pulling
Oil pulling merupakan prosedur detoksifikasi dengan cara berkumur dengan satu sendok minyak minyak kelapa, minyak biji bunga matahari, atau minyak biji wijen selama 20 menit. Teknik oil pulling ini diyakini dapat mengurangi plak, peradangan gusi, dan jumlah bakteri di mulut.
Sehingga teknik ini kerap disebut sebagai cara merawat gigi berlubang secara alami. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitasnya.
7. Tambal gigi
Cara merawat gigi berlubang yang terakhir adalah menambal gigi. Perawatan ini dilakukan dengan menghilangkan pembusukan pada bagian gigi, kemudian diisi dengan porselen, amalgam, atau resin sewarna dengan gigi.
Baca juga: 6 Vitamin Untuk Kesehatan Gigi dan Gusi, Dapatkan Dari Makanan Ini
Filling atau tambal gigi umumnya dilakukan saat gigi sudah mengalami pembusukan dan telah berkembang melampaui tahap awal.
Itulah beberapa cara merawat gigi berlubang supaya tidak semakin parah. Selain menyikat gigi 2 kali sehari, penting untuk melakukan periksa rutin ke dokter gigi, baik berlubang ataupun tidak secara berkala.***













