Politik
Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Ada Apa?
Ketua BGN Nanik S Deyang mengundurkan diri. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Kabar mengejutkan datan dari Nanik Sudaryati Deyang. Tiba-tiba saja dia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ada apa?
Nanik mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Pengunduran diri tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum dirinya menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, mengatakan Nanik berpamitan kepada Presiden pada Rabu (22/7) sekaligus mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala BGN.
Baca Juga : Rombak Kepemimpinan BGN, Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang
“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” kata Dirgayuza.
Menurutnya, meski hanya memimpin sekitar satu setengah bulan, Nanik telah memulai berbagai langkah reformasi di lingkungan BGN. Sejumlah kebijakan yang dijalankan antara lain mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan sekitar 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, serta menghentikan penambahan dapur di wilayah yang dinilai sudah jenuh.
Selain itu, BGN juga menemukan 414 SPPG yang bermasalah sehingga dana bernilai ratusan miliar rupiah dapat diselamatkan dan dikembalikan ke kas negara. Nanik juga membentuk 11 tim reformasi, mengarahkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran, serta melibatkan tenaga profesional dari berbagai kementerian dan lembaga.
Melalui unggahan di media sosialnya, Nanik mengungkapkan bahwa dirinya harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Karena kondisi kesehatannya, ia memutuskan untuk melepaskan jabatan sebagai Kepala BGN.
Baca Juga : Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
“Saya sampaikan kepada Presiden dengan beribu maaf bahwa sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya. Presiden memahami kondisi tersebut dan menyetujui pengunduran diri saya, namun meminta saya tetap ikut mengawasi BGN,” ujar Nanik.
Ia juga mengungkapkan adanya kemungkinan Presiden Prabowo akan membentuk Dewan Pengawas BGN dan pelaksanaan Program MBG. Nanik menyebut dirinya berpeluang dipercaya untuk memimpin dewan pengawas tersebut.
Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung berbagai program pemerintah, khususnya upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis.
“Saya akan terus berjuang dan mendukung Presiden Prabowo dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.***














