Connect with us

Olahraga

Tampilkan Busana Melayu dan Dayak, Kontingen Kalbar Dapat Sambutan Meriah

Diterbitkan

pada

Kontingen Kalimantan Barat menampilkan busana adat Melayu dan Dayak. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA:  Kontingen Kalimantan Barat menampilkan busana adat Melayu dan Dayak saat mengikuti defile di Pembukaan PON Papua XX. Pembukaan PON XX itu dilangsungkan di Stadion Utama Lukas Enembe, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10/2021).

Peserta defile Kontingen Kalbar terdiri dari Pengurus KONI Kalbar, Atlet, Pelatih, dan Official Team. Kalbar mendapat kuota 25 orang atau 25 persen dari jumlah total kontingen.

Chief de Mission Kalbar di PON XX Papua, Zainal Sarpani menjelaskan, defile adalah salah satu bagian dari opening ceremony pada PON XX Papua. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan kontingen dari Indonesia.

“Salah satu tujuannya adalah silaturahmi antar kontingen. Sementara untuk busana adat daerah, adalah untuk memperkenalkan adat istiadat daerah masing-masing,” tuturnya.

Opening Ceremony PON XX Papua sendiri dipastikan berlangsung meriah namun sederhana. Kali ini, konsep yang diangkat adalah eksplorasi budaya papua dalam rangka memperkenalkan adat istiadat Bumi Cenderawasih.

Advertisement

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Presiden Jokowi dan dihadiri menteri kabinet Indonesia Maju, perwakilan Pemda se-Indonesia, dan peserta PON XX Papua.(iza)
[20.19, 2/10/2021] Suryansah: @Wina SIWO Pusat atau @Dmitry Prihankov🇮🇩🇷🇺👳‍♂️💪 tlg ya
[20.27, 2/10/2021] Wina SIWO Pusat: ok
[20.48, 2/10/2021] Ramdan Skorid: Marciano Norman Minta Peserta PON Papua Utamakan Sportivitas

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman mengatakan semua peserta dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua harus mengutamakan sportivitas.

“PON Papua juga digunakan sebagai ajang untuk meningkatkan silaturahmi dan menciptakan suasana kebersamaan, saling berlaga untuk menjadi yang terbaik namun tetap mengedepankan sportivitas dan persatuan bangsa,” kata Marciano dalam upacara pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (2/10/2021).

Dia juga mengungkapkan bahwa pesta olahraga terbesar di Tanah Air ini sangat penting dalam pembinaan olahraga prestasi.

Sebab, menurutnya adanya PON Papua akan lahir atlet masa depan yang mampu mengarumkan nama bangsa dan negara.

Advertisement

Marciano mengatakan dalam persiapan PON Papua mengalami berbagai tantangan, seperti pandemi Covid-19 yang membuat pesta olahraga empat tahunan itu tertunda dari semula dijadwalkan bergulir tahun lalu.

Meski begitu, dengan semangat persatuan dan kerja sama semua pihak, PON Papua akhirnya bisa terlaksana. Dia pun mengungkapkan ini menjadi momen untuk menunjukkan bahwa Indonesia bisa menerapkan kedisiplinan dan patuh terhadap protokol kesehatan.

PON Papua memang baru dibuka 2 Oktober, namun persaingan di sejumalah cabang olahraga telah dilakukan beberapa hari yang lalu.

PON edisi ke-20 mempertandingkan 37 cabang olahraga dengan 56 disiplin olahraga dan 679 nomor pertandingan. Lokasi pertandingan  terbagi di empat klaster yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan  Kabupaten Merauke. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement