Olahraga
German Open 2026: Libas Unggulan Kelima, Pasangan “Gado-gado” Indonesia-Singapura Gloria/Kai Terry ke Semifinal

Gloria Emanuelle Widjaja (INA)/Hee Yong Kai Terry (SGP) melesat ke semifinal. (Foto: PBSI)
FAKTUAL-INDONESIA: Pasangan “gado-gado’ Indonesia-Singapura, Gloria Emanuelle Widjaja (INA)/Hee Yong Kai Terry (SGP), membuat kejutan melibas wakil Negeri Jiran unggulan kelima pasangan Goh Sun Huat/Lai Shevon Jemie (MAS) dengan dua game langsung 21-17, 21-13 guna lolos ke semifinal turnamen German Open 2026, Jumat (27/2/2026), di Mülheim, Jerman.
Baca Juga : Yonex German Open 2026: Apriyani/Lanny Menang Mudah Lolos 16 Besar
“Puji Tuhan hari ini kami bisa bermain tanpa tekanan dan lebih menikmati pertandingan,” ucap Gloria usai pertandingan. “Kuncinya mungkin ketenangan. Saya juga melihat Terry hari ini bermain lebih soft, lebih bisa mengatur emosi, dan lebih menikmati pertandingan dibanding hari sebelumnya. Hari ini kami benar-benar bisa lebih calm di lapangan,” imbuhnya.

Gloria tak menampik jika mungkin sudah sangat paham dengan permainan duet dari negeri tetangga tersebut. “Mungkin juga karena kami sudah cukup memahami bagaimana menghadapi pasangan Goh/Lai,” kata Gloria. “Jadi permainan kami tidak terburu-buru atau tergesa-gesa. Kami bisa mengontrol tempo dengan lebih baik,” tambahnya.
Ditanya target? Pertama-tama hanya fokus ke babak demi babak. ‘Untuk target, tentu kami ingin melangkah step by step,” aku Gloria. ” Tapi karena minggu ini sudah sampai di tahap ini, pasti ada keinginan untuk bisa ke final. Kalau bisa tentu ingin menjadi juara, apalagi saya sudah dua kali menjadi runner-up di German Open. Semoga tahun ini bersama Terry bisa mendapat hasil terbaik. Tapi kami tetap fokus satu pertandingan demi satu pertandingan,” imbuhnya.
Baca Juga : Hasil German Open 2025: Gagal Atasi Pasangan ‘Gado-gado’ Denmark-Belanda, Rehan/Gloria Finis Runner Up
Sedangkan Terry menuturkan kunci kemenangan lantaran main tenang dengan menikmati permainan. “Untuk pertandingan hari ini, saya rasa kuncinya adalah tetap tenang dan menikmati permainan,” tutur Terry. “Kalau bisa enjoy di lapangan dan mengontrol emosi, saya bisa lebih tenang di court. Itu menurut saya faktor yang paling penting, terutama dari sisi non-teknis. Fokus di dalam lapangan harus benar-benar dijaga,” sambung Terry.
Disinggung laga semifinal? “Untuk semifinal tentu harus lebih tenang lagi,” aku Terry. ” Setiap masuk lapangan pasti ingin menang, tapi yang paling penting adalah menikmati dulu proses permainannya. Kalau prosesnya sudah benar, hasil biasanya akan mengikuti,” jelasnya. ****













