Connect with us

Olahraga

Gas Air Mata Akibat Penonton Panik – Derby Jatim Arema V Persebaya Ricuh, 129 Meninggal Ratusan Luka-luka

Avatar

Diterbitkan

pada

Kericuhan di Derby Jatim antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Innalilahi wainalilahi rojiun. Sepakbola Indonesia bergabung sebanyak 129 orang meninggal dan ratusan lainnya masih dirawat di rumah sakit akibat dari Kericuhan yang terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim, tuan rumah Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Mereka yang meninggal disebabkan caos, berdesak-desakan hingga terinjak-injak dan sesak napas karena sejumlah gas air mata diarahkan ke massa.

Kepala dinkes Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo mengatakan jumlah korban luka yang terdapat di tiga rumah sakit kota dan kabupaten Malang diantaranya rumah sakit Saiful Anwar dan rumah sakit Kanjuruan.

Kendaraan yang dibakar massa saat kericuhan (tangkapan layar youtube)
Kericuhan bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Untuk menghindari serangan dari massa para pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan menggunakan empat mobil Polri, barracuda. Sementara beberapa pemain Arema FC yang masih di lapangan lantas diserbu pemain.

Kericuhan terus membesar, massa melemparkan sejumlah benda-benda apa saja. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut namun tidak bisa membendung massa yang jumlahnya ribuan terutama suporter dari Arema FC.****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement