Home Olahraga Di Diannantonio Tak Sabar Tunggangi Ducati Desmosedici di MotoGP 2022

Di Diannantonio Tak Sabar Tunggangi Ducati Desmosedici di MotoGP 2022

oleh Bambang

Fabio di Giannantonio. (ist)

FAKTUALid – Pembalap Gresini Ducati 2022, Fabio di Giannantonio, mengatakan MotoGP ‘impian yang luar biasa’ hingga dirinya sudah tak sabar untuk mengaspal berkompetisi di MotoFP musim 2022 nanti.

“Tahun itu juga akan menjadi ‘perubahan besar, tapi saya merasa saya siap’,” kata di Giannontonio seperti dilansir Crash.net.

Di Giannotonio adalah pemenang balapan di kelas Moto3 dan sekarang Moto2 untuk Gresini. Ia akan melakukan debut MotoGP dengan tim mendiang Fausto Gresini selama awal era baru Ducati mereka pada tahun 2022.

Pembalap berusia 22 tahun itu tahu bahwa ‘perubahan besar’ menanti saat ia melangkah dari Kalex bertenaga 765cc Triumph ke Desmosedici V4 1000cc, tetapi yakin dia siap untuk tantangan di depan.

“Pergi dari Moto2 ke MotoGP akan sulit: 100 tenaga kuda lebih banyak, lebih banyak orang di pit-box, lebih banyak komitmen, lebih banyak tombol di setang. Ini akan menjadi perubahan besar, tapi saya merasa saya siap dan saya tidak sabar menunggu musim itu datang,” tuturnya.

di Giannantonio telah menghabiskan lima dari tujuh musimnya di grand prix bersama Gresini, termasuk empat tahun di Moto3, di mana ia menyelesaikan gelar runner-up pada 2018.

Peralihan ke Speed ​​Up untuk Moto2 membawa empat podium dalam dua musim, sebelum ia kembali ke Gresini pada awal tahun ini, dengan kesepakatan yang mencakup kursi MotoGP pada 2022.

di Giannantonio bergabung dengan Remy Gardner dalam daftar rookie MotoGP yang dikonfirmasi tahun depan, tetapi rekan setim Gardner Raul Fernandez juga diperkirakan akan naik dari Moto2 ke Tech3 KTM. Marco Bezzecchi dari VR46 belum bisa menjadikannya empat pendatang baru MotoGP musim depan.

Bergabung dengan di Giannantonio di GP21 Gresini adalah rekan senegaranya Enea Bastianini, yang saat ini menghabiskan kampanye rookie MotoGP-nya bersama Avintia Ducati.

Bastianini, 23, juga mendapatkan jeda grand prix dengan Gresini, yang dengannya ia menghabiskan tiga tahun di kejuaraan dunia Moto3, naik ke gelar runner-up pada 2016.

“Ini adalah hal yang fantastis untuk kembali dengan Gresini Racing, tim yang seperti keluarga bagi saya dan yang sangat percaya pada saya di masa lalu. Malah yang pertama percaya sama saya,” kata Bastianini.

“Kami telah bersama selama tiga tahun dan saya hanya memiliki kenangan indah. Jelas, saya ingin memulai perjalanan baru ini dengan Fausto, tetapi Keluarga Gresini dinamai demikian karena suatu alasan, jadi saya akan memiliki banyak teman dekat,” terang Bastianini. “Kami menemukan kesepakatan dengan Ducati yang kami cari dan saya yakin tahun depan kami akan memiliki motor yang sangat kompetitif. Saya akan jauh lebih siap untuk kategori ini memasuki 2022 dan dengan motivasi yang lebih besar lagi,” lanjutnya.

Bastianini saat ini memimpin klasemen Rookie of the Year dengan Desmosedici yang berusia dua tahun, yang dengannya ia finis terbaik sejauh ini di posisi kesembilan di Portimao. ****

You may also like

Tinggalkan Komentar