Olahraga
Tahun 2026, PB Gabsi Menghadapi Dua Kejuaraan Dunia, Asia Bridge Cup & SEABF Championship

PB Gabsi akankah mengirimkan tim nasional Indonesia untuk tampil pada Kejuaraan Dunia, Asia Bridge Cup & SEABF Championship, tahun 2026?
Oleh : Bert Toar Polii
FAKTUAL INDONESIA: Pada tahun genap tapi bukan tahun Olimpaide, World Bridge Federation menggelar dua Kejuaraan Dunia Bridge. Satu Kejuaraan dinamakan World Bridge Series dan satu lagi untuk nomor junior yang dinamakan Youth Transnational.
Kedua event Kejuaraan Dunia bersifat transnational atau pesertanya boleh gabungan dari satu Negara atau beberapa Negara.
Event pertama di gelar pada tanggal 3-8 Agustus di Hefei, China yang mempertandingkan U31, U26 open, U26 Girls, U21 dan U16. Dengan upacara pembukaan pada tanggal 2 Agustus.
Baca Juga : Menyongsong Kejuaraan Dunia Bridge Tahun 2026, Ayo Gabsi Bersiap
Kesempatan bagus untuk para pemain junior untuk merasakan atmosfir Kejuaraan Dunia karena kebetulan tempat penyelenggaraan tidak terlalu jauh. Selain itu menurut pengalaman tukang bridge ketika tanding di Hefei tahun yang lalu, biaya hidup tidak semahal kota-kota besar di China.
Event kedua digelar pada tanggal 20 Agustus – 3 yaitu World Bridge Series. Event ini akan mempertandingkan 4 nomor, yaitu Open Team memperebutkan Rosenblum Cup, Women Team memperebutkan MacConnel Cup, Senior Team memeperebutkan Piala Rand dan Mixed Team.
Baca Juga : Sekilas Tentang Sejarah GABSI dan Hari Bridge Nasional
Tanggal 20-26 Agustus mempertandingkan Senior dan Mixed Team kemudian sisanya mempertandingkan Open dan Women Team. Disamping itu ada pasangan open, women, senior dan mixed.
Tempat pertandingan dipilih Katowice sebuah kota kecil di Polandia selatan yang berdekatan dengan Jerman. Tukang bridge juga pernah bertanding di dua kota di Polandia, yaitu Lodz dan Worclaw biaya hidup tidak semahal dibandingkan kota-kota besar di Eropa.
Acara ini akan diselenggarakan di MCK – International Congress Centre yang spektakuler , salah satu tempat terpenting untuk acara-acara besar di Polandia. Dirancang oleh JEMS Architekci, Pusat Kongres ini menawarkan ruang yang luas dan fleksibel serta suasana yang mencolok yang terasa futuristik sekaligus industrial, sebuah latar yang ideal untuk kejuaraan internasional kelas dunia.
Berharap di kedua event ini ada timnas dari Indonesia yang berpartisipasi. Tidak ada pembatasan kuota untuk peserta. Setiap Negara bebas mengirimkan tim sebanyak kemampuan.
Baca Juga : Ketika PB Gabsi sedang Auto Pilot, Datang Ide Bagus Jatim Adakan Pelatihan Pemimpin Pertandingan
Selanjutnya untuk tingkat Asia Pasifik, akan diadakan The 5th Asia Bridge Cup yang akan berlangsung 21-27 Juni di Goa, India.
Event ini akan mempertandingkan nomor open, woman, senior dan mixed team serta nomor pasangan open, woman, mixed dan senior.
Selain itu seharusnya masih ada 25th Asia Pacific Bridge Federation Youth Championship, Namun sayangnya pemberitahuan tentang event ini belum ada.
Selain itu Malaysia akan menjadi tuan rumah 9th SEABF Championship dan 52th Asean Bridge Club Championship pada akhir Nopember atau awal Desember 2026.
Selain event-event besar diatas, masih ada 2026 FISU World University Main Sports Championships di Liaocheng, China. Pada event ini dipertandingkan Bridge dan Catur. ***













