Olahraga
Sekilas Tentang Sejarah GABSI dan Hari Bridge Nasional

Dalam rangka memperingati HUT Gabsi ke-52, penulis menerbitkan buku Modern Bridge Convention yang sudah naik ke percetakan untuk dicetak
Oleh : Bert Toar Polii
FAKTUAL INDONESIA: Gabsi (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) didirikan pada 12 Desember 1953 di Surabaya oleh Willy Th. Roring perwira TNI-AL dan rekan-rekannya., awalnya hanya beranggotakan Gabungan Bridge Surabaya lalu berkembang ke kota-kota lain di Jawa sebelum merambah ke luar Jawa seperti Makassar.
Latar Belakang dan Pendirian:
- Asal Mula Bridge: Permainan bridge sendiri diperkirakan masuk ke Indonesia dibawa oleh orang-orang Belanda sekitar tahun 1880-an,
- Pendirian GABSI: GABSI didirikan pada 12 Desember 1953 di Surabaya, dengan Willy Th. Roring sebagai salah satu pendirinya, yang kemudian menjadi ketua pertama.
Baca Juga : Ketika PB Gabsi sedang Auto Pilot, Datang Ide Bagus Jatim Adakan Pelatihan Pemimpin Pertandingan
Perkembangan Awal:
- Anggota Pertama: Pada awal pendirian, GABSI hanya memiliki satu anggota, yaitu Gabungan Bridge Surabaya, kemudian diikuti oleh Malang, Jember, Banyuwangi, Kediri, Madiun, dan Jombang.
- Perluasan Wilayah: Ketika Willy Roring bertugas di Makassar (sekitar 1954-1956), ia berhasil mengajak Gabungan Bridge Makassar untuk bergabung, menjadikannya anggota pertama di luar Jawa.
- Saat ini sudah ada di hamper seluruh Propinsi di Indonesia
Baca Juga : Profil Gabsi atau Gabungan Bridge Seluruh Indonesia, Sudah Punya Prestasi Dunia
Status dan Kedudukan:
- GABSI adalah induk organisasi resmi untuk olahraga bridge di Indonesia dan berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
- Gabsi juga merupakan anggota South East Asia Bridge Federation (SEABF), Asia Pacific Bridge Federation (APBF) dan World Bridge Federation (WBF).
Turnamen Hari Bridge Nasional diselenggrakan untuk memperingati HUT Gabsi yang jatuh pada tanggal 12 Desember yang sekaligus ditetapkan sebagai Hari Bridge Nasional.
Turnamen ini diadakan serentak di berbagai kota di Indonesia dengan memainkan kartu yang sama meniru apa yang dilakukan World Bridge Federation dengan The Worldwide Bridge Contest yang mulai digelar tahun 1986.
Indonesia menyusul sesudah itu pada tahun 1998. Selanjutnya juga karena Covid-19 pernah digelar secara online melalui Bridge Base Online. Pernah juga digelar berbarengan antara offline dan online.
Di awal diadakan ada juara arah utara-selatan dan arah timur-barat.
Parade juara dari tahun ke tahun :
1998
Baca Juga : Dari Surbaya hingga Asian Games 2018, Sekilas Tentang Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi)
US Bintang Taufik Hidayat – Ludfi Nuryono Yohyakarta
TB Muzar Daud – Mansyur Djamal Sumbar
1999
US – H, Sanusi Gajah Barat – Fihamdi Sumsel
TB – Iskandar – Suhartono Jatim
2000
US – Bahagia Loebis – Baharuddin Tampubolon Sumut
TB – Muzar Daud – Mansyur Djamal Sumbar
2001 Jacky Tirayoh – Robert Lempoy Sulut
2002 Taufik Gautama Asbi – Leslie Gontha DKI
2003 Syahrial – Kikik Hikmat Jabar
2006 Youbert Sumarauw-Ferry Sambuaga Manado
Baca Juga : Fokus Cabor Olimpiade, PB Gabsi Perlu Garap Serius Peluang Kecil Bridge Dipertandingkan di PON NTB-NTT 2028
2007 Arif Bijak B – Oktaviandita S Surabaya
2008 Hidayatulah- Franky Ligou Batam
2009 G Christanmas – Ibrahim Pontianak
2010 Slamet – Seno Semarang
2011 MS Hartadi – FJ Palilingan Surabaya
2012 M Izan Fikri – M Alfreno Rizani Hulu Sungai Tengah
2013 Rama Elnanda – Raja Satria Lubuk Linggau
2014Effie Wibowo – Jenifer Karamoy Jakarta
2015 Denis Tirayoh – Christian Lantu Manado
2020 Kukuh Indrayana Turnamen HBN Bridge Challenge Oleh LBC Kombi
2022 Marshal ( Marshal01) – Hubaedi(ubaedi001) Online oleh Ganesha Bridge Club
Sayang data-data turnamen terakhir penulis tidak menemukan. Barangkali ada teman-teman yang tahu bisa japri ke penulis melalui WA 6270058840.
Baca Juga : Ketum Gabsi Minta Rebut Tiket, 4 Tim Indonesia Menuju 54th APBF Championships di He Fei City China
Dalam rangka memperingati HUT Gabsi ke-52, penulis menerbitkan buku Modern Bridge Convention yang sudah naik ke percetakan untuk dicetak, Bagi yang berminat mendapatkan buku ini silahkan menghubungi penulis.
Saya kutipkan salah satu testimony tentang buku ini dari teman saya di Belanda yang sangat mencintai Indonesia. Ketika masih muda ia hamper setiap tahun berlibur ke Indonesia sehingga bisa sedikit bahasa Indonesia.
Selamat sore sekali lagi!
Panjang umurnya GABSI ke-72
The author did an excellent job by stressing the importance of sheer bridge logic ahead of the use of possibly useful but also possibly just trendy conventions. Only by understanding the intrinsic logic of this beautiful game, you can become a really good player.
Jos Jacobs
WBF/EBL/GABSI Bulletin Editor. ***














