Olahraga
SEA Games XXXIII 2025: Raih 11 Emas Lagi, Kontingen Indonesia Cetak Raihan Medali Tertinggi Sejak 2011

Cabang olahraga dayung nomor perahu nada dan triathlon kembali menyumbang masing-masing dua medali emas untuk Kontingen Indonesia pada SEA Games XXXIII 2025 Thailand, Jumat (19/12/2025). (Kemenpora)
FAKTUAL INDONESIA: Benar-benar luar biasa penampilan para atlet Kontingen Indonesia pada SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand. Pada perburuan medali Jumat (19/12/2025),
sehari menjelang upacara penutupan, pasukan Merah Putih berhasil mendulang 11 emas.
Tambahan sebelas emas itu membuat Kontingen Garuda secara total mengoleksi 91emas, 111 perak, dan 129 perunggu (total 331). Raihan merupakan prestasi tertinggi Indonesia dalam mengoleksi emas dan total medali sejak menjadi tuan rumah dan juara umum SEA Games 2011 di Jakarta – Palembang dengan raihan 182 emas, 151 perak, dan 143 perunggu (476). Prestasi tertinggi Indonesia di SEA Games dengan meraih 194 emas saat menjadi tuan rumah 1997.
Sedangkan saat menjadi tamu, Indonesia meraih emas tertinggi pada SEA Games 1989 Kuala Lumpur, Malaysia dengan 102 keping.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025: Bungkam Malaysia di Final, Hockey Indoor Putra Pertahankan Emas, Gelar dan Penuhi Target
Dengan mengoleksi 91 emas maka Indonesia sudah dipastikan menempati peringkat dua besar pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara kali ini. Prestasi ini juga melampaui target yang dicanangkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tetap mempertahankan posisi tiga besar seperti SEA Games Kamboja dua tahun lalu.
Memang sebelum penutupan SEA Games 2025, Sabtu malam, masih ada pertandingan untuk cabang olahraga sepak takraw dan renang perairan terbuka. Namun hanya memperebutkan tiga emas saja. Karena itu posisi Indonesia sudah tidak akan tergoyahkan di posisi dua besar.
Raihan Emas Jumat
Pada persaingan Jumat, Indonesia menambah emas melalui triathlon, perahu naga, yang masing-masing menyumbang dua emas, serta voli pantai, tenis, tinju, hockey, hoki es, futsal dan berkuda dengan masing-masing mendapat satu emas.
Di ajang triathlon, Indonesia menambah emas dari nomor individual putra dan putri melalui Yaqin Rashif Amila dan Pratiwi Martina Ayu.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025: Timnas Hoki Es Indonesia Cetak Sejarah Baru, Raih Emas setelah Pukul Balik Thailand di Final
Bertanding di Rayong, Yaqin memastikan emas setelah mencatat waktu tercepat dengan 55 menit 37 detik. Dia mengungguli dua wakil Filipina Remlino Andrew Kim di peringkat kedua dengan 55 menit 3 detik dan Casares Fernando Jose dengan 56 menit 56 detik.
Sedangkan Pratiwi mempersembahkan emas setelah finis pertama dengan total waktu 1 jam 11 detik. Martina mengalahkan pesaing terdekat wakil Filipina Ellis Kira yang membukukan 1 jam 1 menit 3 detik, dan wakil Singapura Yu Herlene Natasha Zhihui dengan 1 jam 2 menit 41 detik.
Perahu naga kembali menyumbang dua emas pada lomba penutup di Rayong dari nomor standard boat 500 meter campuran dan small boat 500 meter putra.
Tim campuran Indonesia, Maulana Saepudin dan kawan-kawan berjaya meraih emas dengan total waktu 3 menit 44,082 detik. Perak diraih Thailand (3 menit 47,035 detik dan perunggi untuk Vietnam (3 menit 48,545 detik).
Di nomor small boat 500 meter putra Sahrul Gunawan dan kawan-kawan mendominasi dengan waktu total 4 menit 3,290 detik untuk meraih emas. Tim tuan rumah dengan waktu 4 menit 4,284 detik meraih perak dan Myanmar dengan 4 menit 11,496 detik kebagian perunggu.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025 > Klasemen Medali: Misteri Angka 5 di Thailand, Selangkah Lagi Indonesia Cetak Hattrick
Tim voli pantai putra Indonesia mempertahankan tradisi emas SEA Games setelah menundukkan tuan rumah Thailand dengan skor 2-1 pada laga final di Chonburi. Dengan materi yang diperkuat Sofyan Efendi, Bintang Akbar, Yosi Ariel dan Danangsyah Yudistira Pribadi, Indonesia meraih kemenangan 21-10, 21-17 dipartai pertama.Namun di partai kedua Thailand membalas 21-17, 17-21, 15-10. Namun, pada laga terakhir, Indonesia kembali bangkit untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13, 21-19.
Duet Aldila Sutjiadi/Janice Tjen meraih emas ganda putri tenis setelah mengalahkan wakil tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn Naklo pada partai final di Tennis Development Center, Bangkok. Aldila/Janice menang dua set langsung 6-2, 6-1.
Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia sukses merebut emas melalui pertandingan final yang cukup menegangkan di Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi. Revo Priliandro dan kawan-kawan menang dengan skor 4-4 (2-1 PSO) atas Malaysia.
Di arena lainnya, Timnas Hoki Es Indonesia mencatat sejarah baru setelah sukses merebut emas melalui perjuangan mengagumkan karena sempat tertinggal lebih dulu sebalum kemudian memukul balik tim Thaialand di final. Hoki Es Merah Putih akhirnya berhasil mengumandangkan Lagu Indonesia Raya dengan kibaran Bendera Merah Putih dan menerima kalungan emas setelah menang 3-2 atas Thailand.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025: Indonesia Hampir Pasti Ukir Sejarah, Ketum KOI Okto: Modal Perkuat Cabor Olimpiade
Petinju Indonesia Vicky Tahumil Junior menyumbangkan medali emas setelah tampil gemilang pada final kelas 51kg putra. Vicky menundukkan petinju tuan rumah Thitisan Panmot melalui kemenangan angka 3-2 di Chulalongkorn University, Bangkok. Medali perunggu bersama diraih Minh Cuong Nguyen dan petinju Laos Vanesy Heuangthisouan.
Timnas Futsal Indonesia mencatatkan sejarah dengan memenangkan emas putra untuk kali pertama sepanjang pergelaran SEA Games. Timnas Futsal Indonesia menghancurkan tuan rumah Thailand 6-1 pada laga final di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium.
Atlet berkuda Brayen Nathan Brata Coolen mendulang medali emas dari cabang berkuda palang rintang nomor lompat individu setelah di final menjadi yang terbaik dengan mengumpulkan catatan waktu tercepat mengalahkan atlet Filipina Paola Lorenzo yang meraih perak. Perunggu jatuh ke atalet Indonesia lainnya, Arserl Rizki Brayudha. ***














