Connect with us

Olahraga

SEA Games XXXIII 2025: Indonesia Hampir Pasti Ukir Sejarah, Ketum KOI Okto: Modal Perkuat Cabor Olimpiade

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengapresiasi perjuangan luar biasa para atlet, pelatih dan pembina olahraga Kontingen Merah Putih di SEA Games XXXIII tahun 2025 Thailand

Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengapresiasi perjuangan luar biasa para atlet, pelatih dan pembina olahraga Kontingen Merah Putih di SEA Games XXXIII tahun 2025 Thailand. (Ist)

FAKTUAL INDONESIA: Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih dan pembina olahraga Indonesia atas upayanya mengantar Kontingen Merah Putih menembus peringkat dua besar SEA Games XXXIII Thailand 2025.

Prestasi ini merupakan sejarah baru setelah menunggu panjang sejak tahun 1995 ketika Indonesia terakhir kali mampu menempati peringkat dua pesta olahraga Asia Tenggara. Sebelumnya Kontingen Garuda dua kali berada di peringkat dua ketika SEA Games digelar di Thailand yakni di Bangkok 1985 dan Chiang Mai 1995.

Kali ini Indonesia berada di posisi kedua dengan raihan medali 80 medali emas, 92 perak, dan 110 perunggu berada di bawah tuan rumah Thailand  yang sudah dipastikan juara umum dengan 194 emas, 130 perak, dan 98 perunggu. Dengan perolehan medali tersebut, Indonesia menggeser juara bertahan Vietnam yang mengoleksi 72 emas, 73 perak, dan 99 perunggu ke posisi ketiga.

“Ini tentu membanggakan karena sudah cukup lama kita menantikan bisa masuk dua besar SEA Games sejak tahun 1995 di Chiang Mai. Semoga prestasi ini tidak berhenti sampai di sini saja karena tentunya kita sebagai negara terbesar di Asia Tenggara ingin kembali menjadi yang terbaik atau juara umum. Kemudian kita juga ingin meraih hasil yang lebih baik lagi di ajang yang lebih tinggi seperti Asian Games dan Olimpiade,” kata Raja Sapta Oktohari kepada wartawan menanggapi sukses Kontingen Indonesia menempati posisi dua besar di Bumi Gajah Putih, Rabu (17/12/2025) malam.

Menurut Okto, panggilan karib Raja Sapta Oktohari, apa yang dicapai kali ini tidak terlepas dari hasil kerja para atlet, pelatih dan pembina induk organisasi cabang olahraga dengan dukungan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Juga dukungan dan perhatian luar biasa dari Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Advertisement

Ada hal yang menggembirakan Okto pada SEA Games kali ini dimana cabor olimpiade menunjukan peningkatan prestasi yang signifikan dengan mampu memenuhi bahkan melewati target yang dicanangkan. Tanpa mengurangi perjuangan cabor non olimpiade, Okto menyebutkan, penampilan cabor olimpiade seperti bulutangkis, atletik, renang (aquatik), menembak, triathlon, tenis, angkat besi, panahan, dan panjat tebing menjadi snyal positif untuk fokus pembinaan olahraga Indonesia ke depan.

“Saya mengusulkan sudah saatnya kita fokus pada pembinaan cabor olimpiade. Hasil di Thailand ini membuktikan kita punya potensi pada cabor olimpiade jika dilakukan dengan baik. Kita kan sasarannya bukan hanya SEA Games tetapi olimpiade. Medali emas yang sudah diraih selain harus diamankan juga perlu ditingkatkan,” tegas Okto.

Disebutkan Okto, usulan fokus ke cabor olimpiade ini juga sudah menjadi program dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Bahkan, Menpora Erick sudah mengarahkan agar Pekan Olahraga Nasional (PON) lebih banyak mempertandingkan cabor olimpiade. Ada rencana mulai PON di NTB – NTT komposisi cabang olahraga yang dipertandingkan terdiri dari 70 persen cabor olimpiade, 20 persen non olimpiade dan 10 persen cabor tuan rumah. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca