Connect with us

Olahraga

Rebut Perak Tinju Asia, Atun Tetap Membanggakan Dan Ukir Sejarah

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Huswatun Hasanah (kiri) saat berlaga di final Kejuaraan Tinju Asia

Huswatun Hasanah (kiri) saat berlaga di final Kejuaraan Tinju Asia

FaktualID – Kalah namun Huswatun Hasanah tidak mengecewakan. Dia sudah berjuang keras bahan sempat memberikan perlawanan terhadap Rima Volosenko di final.

Apalagi, sebagai runner-up, Huswatun sudah membuat sejarah. Atun, begitu sapaan Huswatun, menjadi petinju putri Indonesia pertama yang mampu menembus final Kejuaraan ASBC Asian Boxing Championships 2021.

“Lawan memang bermain bagus. Hooknya sangat cepat dan saya agak lengah. Tapi saya sudah berusaha maksimal. Terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia,” tutur Atun usai laga.

Ketua Umum PP Pertina Mayjen TNI (purn) Komaruddin Simanjuntak yang menyaksikan pertandingan langsung di Dubai, Uni Emirat Arab, tetap mengapresiasi prestasi Atun.

“Atun sudah melakukan perjuangan yang hebat. Kita patut bangga karena lawan yang dihadapi sangat tangguh,” kata Komarudin.

Advertisement

Mantan Pangdam Udayana ini mengemukakan, lawan Atun memang hebat. Hook kirinya sangat berbahaya.

“Atun telah berusaha maksimak. Inilah hasil terbaik yang harus kita terima,” ujarnya.

Keberhasilan Atun membawa pulang medali perak menjadi prestasi yang membanggakan buat insan tinju Indonesia. Terutama PP Pertina pimpinan Komaruddin Simanjuntak yang baru seumur jagung.

“Kita harus akui lawannya lebih bagus. Tapi, ini adalah pencapaian yang bagus bagi Atun. Ini bisa jadi modal menghadapi SEA Games Hanoi, Vietnam, November nanti,” ujar manajer tim H Djasman Abubakar.

Perjuangan Atun terhenti di ronde pertama. Hook kiri Rimma Volosenko (Kazakhstan) membuat petinju putri Indonesia tersungkur.

Advertisement

Pada laga final kelas 60kg di Hotel Le Meridien di Dubai, Minggu (30/5/2021) malam WIB, Atun sempat memberikan perlawanan. Jual beli pukulan dilancarkan kedua petinju.

Tapi, pada menit 2.44, sebuah hook kiri yang keras Rimma mendarat di dagu Huswatun. Petinju asal Nusa Tenggara Barat itu pun terjatuh.

Atun sempat bangkit, tapi tak bisa melanjutkan pertandingan. Wasit langsung menghentikan pertandingan dan meminta kedua petinju ke sudut.Dengan kekalahan tersebut Rimma tampil sebagai juara dan Atun harus puas runner-up. Atun berusaha tegar meski tampak merunduk saat wasit mengumumkan hasil pertandingan. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *