Olahraga
Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026: Peserta Bertambah, Wujudkan Misi Jakarta Jadi Kota Sport Tourism

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah saat menerima Ketua Harian PERBATI Kahar Novian Herbowo dan Sekjen Hengky Silatang di Kantor Kadispora DKI Jakarta, Kamis (25/6/2026). (Ist)
FAKTUAL INDONESIA: Bukan hanya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang telah disampaikan Menpora Erick Thohir tetapi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mendukung pelaksanaan Kejuaraan Tinju Amatir Asia U19 dan U23 atau Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026 yang akan berlangsung di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, 3 hingga 6 Juli 2026 mendatang.
Dukungan ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah saat menerima Ketua Harian PERBATI Kahar Novian Herbowo dan Sekjen Hengky Silatang di Kantor Kadispora DKI Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga : Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026: PERBATI Dapat Kepercayaan Internasional, 344 Petinju dari 26 Negara Tampil
“Pemprov DKI Jakarta sebagai tuan rumah siap mendukung niat PERBATI mensukseskan pelaksanaan Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026. Apalagi, event internasional tinju yang sudah lama tidak digelar di Indonesia ini sebagai program pembinaan petinju muda Indonesia yang bakal disiapkan menghadapi single dan multi event internasional ke depan. Makanya, PERBATI memberikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta,” kata Hengky Silatang.
Dalam pertemuan itu ada catatan penting, kata Hengky Silatang, keberadaan Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026 yang melibatkan ratusan peserta dari 26 negara Asia tersebut dinilai Kadispora DKI Jakarta Andri Yansyah telah mendukung misi menjadikan Jakarta sebagai kota Sport Tourism.
Dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap PERBATI ini, jelas Hengky, sudah sejalan dengan yang disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir karena PERBATI sebagai Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) telah memenuhi ketentuan dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 8 Tahun 2026.
Baca Juga : Memburu Medali Asian Games 2026, Perbati Kirim Lima Petinju ke Vietnam dan Uzbekistan
“Dukungan Kemenpora dan Pemprov DKI Jakarta menjadi bukti PERBATI sebagai IOCO yang telah mengikuti ketentuan Permenpora Nomor 8 Tahun 2026. Sebagai anggota resmi NOC Indonesia dan berafiliasi dengan Federasi Internasional dalam hal ini World Boxing (WB),” tegasnya.
Lebih jauh Hengky menjelaskan, pelaksanaan Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026 merupakan bagian dari komitmen Ketua Umum PERBATI Ray Zulham Farras Nugraha untuk membangun prestasi dalam rangka mengembalikan kejayaan tinju amatir Indonesia.
Sebelumnya, dunia tinju amatir Indoneia berjaya dengan melahirkan Wiem Gomies yang sukses meraih emas Asian Games Bangkok, Thailand tahun 1970 dan 1978 dan Pino Bahari yang meraih emas Asian Games Beijing 1990. Kemudian, Ferry Moniaga yang menembus perempat finalis Olimpiade Muencen 1972, Albert Papilaya, perempat finalis Olimpiade Barcelona 1992 dan La Paene Masara, perempat finalis Olimpiade Atlanta 1996.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025: Giliran Triathlon Merajalela, Panen Emas Indonesia Meningkat Lagi
“Sejak awal PERBATI dibentuk Pak Ketum Ray Zulham misinya mengembalilan kejayaan tinju amatir. Makanya, kita terus menjalankan program pelatnas dan mengimkan petinju ke berbagai event internasional serta menggelar event internasional di dalam negeri. Karena, PERBATI itu paham bahwa tanpa kompetisi tidak akan bisa melahirkan petinju berkualitas,” ungkapnya.
Sementara itu, Manejer Kompetisi Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026, Muhammad Arisa Putra Pohan mengatakan sudah ada penambahan peserta dari 344 menjadi 426 petinju.
“Hingga kini sudah tercatat 426 petinju dari 26 negara Asia yang sudah mendaftar. Jumlah peserta ini diluar dugaan,” kata Boy Pohan, panggilan karibnya. ***














