Connect with us

Nusantara

Empat Kali Kebakaran, Disdag Solo Akan Carikan Solusi Pedagang Yang Kiosnya Terbakar

Diterbitkan

pada

Kebakaran Pasar Mebel Solo keempat kalinya terjadi. (Foto: istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA:  Kebakaran yang melanda Pasar Mebel, Gilingan, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/5/2022) hari ini, ternyata sudah keempat kalinya terjadi. Sebelumnya Pasar Mebel yang berada di Jalan Ahmad Yani, Gilingan itu pernah terbakar tahun 1994, 2007, dan 2014.

Kebakaran tahun ini terjadi di tengah rencana relokasi yang digulirkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

“Besok pagi meskipun sedang libur, saya akan komunikasikan dan koordinasikan dengan pedagang yang kiosnya terbakar,” jelsd Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi, di Pasar Mebel.

Heru mengatakan koordinasi dilakukan khusus untuk pedagang yang kiosnya terbakar, sedang yang kiosnya selamat dari kebakaran bisa buka besok pagi.

“Ini baru mau dipetakan sekitar 22 los kios yang ada di sini terbakar. Besok kita koordinasikan pinjam tempat di salah satu aula kelurahan atau tempat lain,” jelasnya lagi.

Advertisement

Heru mengatakan pihaknya akan mencarikan solusi bagi pedagang yang menjadi korban kebakaran.

“Istilahnya merencanakan langkah langkah ke depan. Langkah- langkah teman -teman yang kebakaran ini kita dari dinas harus carikan solusinya,” katanya.

Dirinya juga enggan menjawab terkait rencana relokasi pedagang Pasar Mebel Gilingan ke bekas Bong Mojo, Jebres Solo.

“Jangan omong soal itu dulu, saat ini yang penting bagaimana menumbuhkan semangat pedagang yang kebakaran ini supaya tabah menghadapi,” katanya lagi.

Dirinya juga mengatakan belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Advertisement

“Saat ini, kita tugasnya sekarang setelah penyelamatan manusianya barangnya sekarang asetnya yang harus kita selamatkan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan 25 kios di Pasar Mebel, Gilingan Solo terbakar. Di Pasar Mebel tersebut ada 85 kios. Relokasi akan dilaksanakan tanggal 10 Mei mendatang sedangkan pembangunan sentra IKM akan mulai dilakukan Juni mendatang. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement